Cara Pertamina Bangkitkan Perekonomian Warga Saat Pandemi Covid-19

Oleh Yandhi Deslatama pada 23 Okt 2020, 07:31 WIB
Diperbarui 23 Okt 2020, 07:31 WIB
Transplantasi Terumbu Karang Di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. (Rabu, 21/10/22). (Dokumentasi Pertamina MOR III)
Perbesar
Transplantasi Terumbu Karang Di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. (Rabu, 21/10/22). (Dokumentasi Pertamina MOR III)

Liputan6.com, Serang - Pertamina berupaya membantu pertumbuhan ekonomi nasional melalui berbagai program di masyarakat, seperti pembangunan Pertashop hingga transplantasi terumbu karang di wilayah Banten. Secara nasional, Pertamina menargetkan 40 ribu Pertashop hadir diseluruh Indonesia hingga tahun 2024 mendatang.

Pertashop akan hadir diseluruh desa di Indonesia, untuk memudahkan masyarakat mendapatkan BBM, LPG hingga pelumas. Selain itu, diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat ditengah pandemi covid-19 ini.

"Pertamina akan memprioritaskan lembaga desa sebagai pengelola Pertashop. Kami harap kehadiran Pertashop dapat mempermudah aksesibilitas energi bagi masyarakat desa, sekaligus menggerakkan perekonomian di desa," kata Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Mas'ud Khamid, melalui siaran persnya, Rabu (21/10/2020).

Kementrian dalam negeri (Kemendagri) meminta pemerintah daerah bisa memudahkan izin pendirian Pertashop diseluruh desa di Indonesia. Kemendagri akan mengawasi dan membina agar program itu tepat sasaran dan proses perijinannya dipercepat.

"Saya minta komitmen yang kuat dari pemerintah daerah provinsi, kabupaten atau kota yang hadir, agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya serta mendukung percepatan perizinan yang diperlukan untuk pelaksanaan program kerja sama Pertashop di desa dengan sebaik-baiknya," kata Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Nata Irawan, melalui siaran persnya, Rabu (21/10/2020).

Kemudian bantuan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat pesisir dilakukan dengan transplantasi terumbu karang di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, tepatnya di Pantai Ketapang. Masyarakat setempat yang membentuk Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame, bersama Pertamina melakukan transplantasi terumbu karang yang sempat rusak akibat tsunami Sekat Sunda, tahun 2018 lalu.

Harapannya, terumbu karang yang lestari bisa menjadi objek wisata, tempat hidupnya ikan hingga ada kerajinan tangan yang dihasilkan oleh masyarakat setempat.

"Transplantasi akan mendukung upaya rehabilitasi terumbu karang yang sedang kami laksanakan. Sinergi antara badan usaha Pertamina dengan kami, masyarakatz mencerminkan semangat kebersamaan untuk memperbaiki ekosistem alam," kata ketua Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut Sukarame, Arip, dalam siaran persnya, Rabu (21/10/2020).

Cangkang kerang yang sudah mati, bisa dibuat kerajinan tangan untuk souvenir yang dijual ke wisatawan dan bisa menambah penghasilan masyarakat Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Kami berharap, program ini dapat dimanfaatkan tak hanya untuk melindungi biota laut. Juga untuk memajukan ekonomi masyarakat sekitar Pantai Ketapang," kata Unit Manager Communication Relations dan CSR MOR III Pertamina, Eko Kristiawan, dalam siaran persnya, Rabu (21/10/2020).

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓