Kasus Covid-19 Melonjak, Sumbar Tambah Gedung Isolasi

Oleh Novia Harlina pada 21 Okt 2020, 21:00 WIB
Diperbarui 21 Okt 2020, 21:00 WIB
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (Liputan6.com/ Humas Pemprov Sumbar)
Perbesar
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. (Liputan6.com/ Humas Pemprov Sumbar)

Liputan6.com, Padang - Sepekan terakhir kasus Covid-19 di Sumatera Barat kian melonjak, dengan kasus harian mencapai 506 kasus. Sementara ketersedian ruang isolasi untuk pasien di rumah sakit semakin menipis.

Untuk mengantisipasi penuhnya fasilitas kesehatan dalam penanganan pasien Covid-19, Pemerintah Provinsi Sumbar menambah ruang isolasi di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Ahmad Mochtar Bukittinggi dengan memanfaatkan Gedung Ambun Sari.

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyebutkan, gedung Ambun Sari RSUD Ahmad Mochtar bisa menjadi gedung isolasi tambahan untuk pasien Covid-19 dengan ketersediaan mencapai 100 tempat tidur.

"Harapannya sudah bisa dimanfaaatkan mulai pekan depan. Apalagi saat ini kasus Covid-19 terus melonjak sampai di atas 100 orang per hari, bahkan ada yang sampai 500 orang/ hari," ujar Irwan Prayitno.

Ia meminta agar pihak rumah sakit memastikan pelayanan medis untuk pasien covid-19 tidak terganggu, terutama ketersediaan ruang isolasi sebagai penanganan.

Sebab, pasien Covid-19 kalau tidak ditangani dengan segera akan berakibat fatal, bahkan bisa mengakibatkan meninggal dunia.

"Guna mengantisipasi keterlambatan dalam penanganan terhadap pasien Covid-19 terutama kategori sedang dan berat, pemerintah memanfaatkan rumah sakit untuk isolasi bagi pasien positif Covid-19," imbuhnya.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kekurangan SDM

Direktur utama RSAM Bukittinggi dr. Khairul Said mengatakan, adanya penambahan ruang isolasi sebanyak 100 tempat tidur mengakibatkan rumah sakit tersebut terkendala tenaga medis berupa perawat untuk penanganan pasien Covid-19.

Kendati demikian katanya, Pemprov Sumbar akan melatih tenaga medis untuk penanganan pasien Covid-19, agar gedung Ambun Sari RSUD Ahmad Mochtar dapat difungsikan secepatnya.

"Kita sudah mempersiapkan 100 tempat tidur, yang terdiri dari 25 tempat tidur setiap lantainya. Semua ini dipersiapkan untuk melayani pasien Covid-19," ujar dr Khairul.

Bukittinggi sebagai kota starategi yang dekat dengan Kabupaten 50 Kota, Agam, Tanah Datar, Kota Payakumbuh dan Padangpanjang, tentunya banyak permintaan sebagai rujukan pasien Covid-19.

Menurutnya, kalau 100 orang saja di Sumbar yang terkena Covid-19, tentunya ada 10 orang yang dirawat, maka dipastikan akan ada penambahan tempat tidur.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Juga Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓