Pandemi Covid-19, Pernikahan Wakil Wali Kota Gorontalo Hanya Dihadiri 20 Orang

Oleh Arfandi Ibrahim pada 08 Okt 2020, 05:00 WIB
Diperbarui 08 Okt 2020, 05:00 WIB
Pernikahan Wakil Wali Kota Gorontalo Hanya Dihadiri 20 Orang
Perbesar
Karena pandemi Covid-19, keluarga wakil wali kota Gorontalo dan istri bersepakat, ritual pernikahan ini hanya dilangsungkan sederhana tanpa mengundang banyak orang. (Liputan6.com/Arfandi Ibrahim)

Liputan6.com, Gorontalo - Kabar bahagia datang dari Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono. Pasalnya, Ryan secara resmi mengakhiri masa lajangnya untuk mempersunting kekasihnya Jos Annisa, asal Jakarta berdarah Makassar dan Padang.

Sesuai agenda, usai akad nikah, kedua mempelai menggelar hajatannya di Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2020). Namun karena pandemi Covid-19, keluarga bersepakat, acara pernikahan ini hanya dilangsungkan sederhana tanpa mengundang banyak orang.

"Kami pastikan jumlah undangan yang dapat hadir dibatasi 20 orang. Itu pun hanya dari lingkungan keluarga terdekat," ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Daud Panigoro, kepada Liputan6.com Selasa (7/10/2020).

Pembatasan jumlah undangan serta pelaksanaan yang mengikuti protokol kesehatan harus dilakukan karena seluruh daerah di Indonesia hingga kini masih diliputi pandemi Covid-19.

Padahal, Ryan Kono memiliki banyak kerabat, serta jaringan pertemanan yang luas, baik di dunia birokrasi, partai politik, juga rekanan bisnis.

Apalagi statusnya sebagai Wakil Wali Kota Gorontalo dan juga putra dari tokoh terkenal di Gorontalo, yakni Roem Kono dan Letty Novianthi Kalla.

Seperti yang kita tahu bersama Roem Kono merupakan mantan anggota DPR-RI dari Gorontalo, dan kini menjabat Duta Besar RI untuk Negara Bosnia Herzegovina. Namun demikian, Ryan tak keberatan meski akad nikah yang sangat sakral itu hanya digelar sederhana.

"Tidak masalah, walau sederhana. Saya tidak bisa mengundang banyak orang untuk mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19," ujar Ryan.

Ryan juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh kerabat, saudara, seluruh rekan, serta para pejabat pemerintah dan masyarakat Gorontalo karena belum sempat mengundang mereka.

"Keputusan ini diambil keluarganya demi mematuhi protokol kesehatan yang sudah menjadi kewajiban semua orang untuk patuh tanpa pandang buluh," tuturnya.

Namun demikian, Ryan juga memohon restu dan doa dari seluruh masyarakat kota Gorontalo pada khususnya, para keluarga dan handai taulan di Provinsi Gorontalo umumnya.

"Dalam harapan dan doa dari semua orang, kami berharap, pernikahan ini dapat berjalan lancar, aman dan membawa keberkahan bagi semua orang," dia menyampaikan melalui Daud.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓