Kebakaran Hebat Melalap 28 Rumah Adat di Bunga Muda Lembata NTT

Oleh Dionisius WilibardusOla Keda pada 31 Agu 2020, 02:30 WIB
Diperbarui 31 Agu 2020, 02:30 WIB
Rumah Adat Terbakar
Perbesar
Foto: Rumah adat di Kabupaten Lembata, NTT ludes dilalap api (Liputan6.com/Dion)

Liputan6.com, Lembata - Kebakaran melanda kampung Napaulun, Desa Buga Muda, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (30/8/2020) sekitar pukul 14.00 wita. Kebakaran itu menghanguskan 28 unit rumah dari 36 unit rumah adat di lokasi tersebut.

Meski dengan peralatan seadanya, warga yang berasal dari dua Desa yakni Desa Bunga Muda dan Desa Napasabok tampak sigap membantu memadamkan kobaran api. Delapan rumah adat akhirnya berhasil diselamatkan.

Warga menduga, api berasal dari arah timur kampung adat tersebut. Api yang terus menjalar karena tiupan angin yang kencang di wilayah gunung Ile Lewotolok, memudahkan api melahap puluhan bangunan tradisional itu dalam tempo singkat.

Upaya pemadaman dilakukan warga dengan menggunakan ranting tanaman. Sedangkan upaya mencari bantuan mobil pemadam kebakaran yang berada di Kota Lewoleba, tidak membuahkan hasil. Api lebih cepat menghanguskan bangunan rumah adat tersebut.

“Belum ada mobil pemadam kebakaran. Dari 36 unit rumah adat, yang terbakar ada 28 unit. Delapan berhasil diselamatkan warga,” ujar Tedi, warga Desa Bunga Muda.

Kepala BPBD Kabupaten Lembata, Kanisius Making belum berhasil dihubungi.

Kampung Napaulun, adalah kampung adat milik Dua Desa yakni Desa Bunga Muda dan Desa Napasabok, Kecamatan Ile Ape. Kampung adat tersebut selalu menjadi lokus ritual pesta kacang setiap tahun. Kampung tersebut memiliki arti penting bagi warga karena menjadi sumber kekuatan spitirual dalam tradisi warga setempat.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓