Kolaborasi Desainer Yogyakarta dengan Sang Anak Bikin Busana Siap Pakai untuk Masa Pandemi 

Oleh Switzy Sabandar pada 18 Agu 2020, 02:00 WIB
Diperbarui 02 Sep 2020, 15:25 WIB
Aluna
Perbesar
Desainer dari Yogyakarta yang sudah 25 tahun berkiprah di industri fashion, Essy Masita mengeluarkan produk kolaborasi dengan sang anak, Putri Sabhrinna

Liputan6.com, Yogyakarta- Desainer dari Yogyakarta yang sudah 25 tahun berkiprah di industri fashion, Essy Masita mengeluarkan produk kolaborasi dengan sang anak, Putri Sabhrinna. Second line dari Maharani Persada yang diberi label Aluna by Putri Sabhrinna ini diluncurkan dalam perhelatan Overture Essy Masita:  Launching And Virtual Fashion Show Aluna by Putri Shabrinna di Candi Tirto Raharjo Kasongan Bantul, Minggu (16/8/2020).

"Sebenarnya Aluna sudah berjalan dan diproduksi setahun terakhir tetapi kami memutuskan untuk meluncurkan sekarang setelah melihat respons pasar sekaligus memaksimalkan kreasi dan inovasi kami," ujar Essy.

Sekalipun kedua label sama-sama dikeluarkan oleh desainer Yogyakarta ini, namun terdapat perbedaan antara Maharani Persada dan Aluna. Maharani Persada melayani busana custom atau pesanan, sedangkan Aluna memproduksi busana siap pakai.

Menurut Essy, busana siap pakai berlabel Aluna ini tepat dipakai di masa pandemi. Selain melengkapi dengan masker, desain dan potongan busana Aluna juga simpel dan mudah dikenakan kapan pun, baik untuk work from home atau sekadar keluar untuk berbelanja kebutuhan.

Aluna by Putri Sabhrinna ditujukan untuk pasar milenial dengan pilihan beragam, termasuk busana untuk hijab.

"Walaupun untuk pasar milenial, kami juga tidak meninggalkan ciri khas kreasi busana," ucapnya.

Kekhasan yang dimaksud adalah penggunaan kain nusantara, seperti, lurik, tenun, tie dye, ecoprint, batik, bahkan serat kayu. Keunikan lainnya yang menjadi identitas produknya adalah penerapan sulam tangan dalam kreasinya.

Peluncuran Aluna digarap dengan virtual fashion show. Essy menampilkan 18 busana karyanya yang dibawakan enam model dalam tiga sesi. Kali ini, Essy mengusung tema Toraja Exoticism.

Peluncuran dan peragaan busana berlangsung tertutup sebab hanya dihadiri undangan khusus sekitar 15 orang kerabat desainer Yogyakarta ini karena mengacu pada protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Meskipun demikian, penikmat fashion bisa mengikuti karya-karya Essy ini melalui media sosial.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya