Pemicu Melonjaknya Kasus Positif Covid-19 di Sulut

Oleh Yoseph Ikanubun pada 01 Agu 2020, 20:00 WIB
Diperbarui 01 Agu 2020, 20:00 WIB
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.
Perbesar
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.

Liputan6.com, Manado - Jumlah kasus baru positif Covid-19 di Sulut kembali melonjak dalam tiga hari terakhir ini. Total ada 223 kasus yang didata Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut, sejak Kamis (29/7/2020).

Lantas, apa faktor pemicu melonjaknya angka penambahan kasus positif tersebut?

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel mengungkapkan, kapasitas output Laboratorium Reverse Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di Sulut pada tiga hari terakhir ini sudah ada di kisaran 600 sampai dengan 750 sampel per hari.

“Hasil ini didapat dari 3 Laboratorium PCR Covid-19 yang sudah ada sebelumnya yakni BTKL PP, BPOM dan RSUP Prof RD Kandou,” ungkap Dandel.

Dia mengatakan, kapasitas yang makin besar ini berdampak pada pertambahan kasus harian di Sulawesi Utara yang cenderung meningkat.

“Dalam tiga hari terakhir ini tercatat 223 kasus baru positif Covid-19,” ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Wilayah Tertinggi Penambahan Kasus Covid-19 Terbaru

Penambahan jumlah itu terjadi pada, Rabu (29/7/2020), sebanyak 58 kasus, Kamis (30/7/2020), ada 85 kasus, dan Jumat (31/7/2020), sebanyak 80 kasus.

Dandel mengungkapkan, 80 kasus baru itu berasal dari Manado (19), Tomohon (16), Bitung (8), Minahasa (14), Minahasa Utara (3), Minahasa Selatan (12), Sitaro (2), Bolmong (3), dan dari luar wilayah sebanyak tiga kasus.

“Untuk jumlah akumulasi kasus positif Covid-19 di Sulut hingga 31 Juli adalah sebanyak 2.580 orang,” ujarnya.

Sedangkan kasus sembuh sebanyak 1.224 orang, pasien yang dinyatakan meninggal dunia sebanyak 132 orang, dan kasus aktif atau pasien Covid-19 yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Sulut serta menjalani isolasi mandiri sebanyak 1.224 orang.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓