45 Ribu Lebih Warga Sulut Jalani Rapid Test, Bagaimana Hasilnya?

Oleh Yoseph Ikanubun pada 27 Jul 2020, 13:00 WIB
Diperbarui 27 Jul 2020, 13:00 WIB
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.
Perbesar
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel.

Liputan6.com, Manado - Hingga memasuki bulan kelima sejak kasus pertama pandemi Covid-19 diumumkan ke publik, kegiatan surveilens untuk mendeteksi dini penyebaran Covid-19 terus dioptimalkan Gugus Tugas Provinsi Sulut.

Sabtu (25/7/2020), tercatat sudah ada 45.243 warga Sulut yang menjalani rapid test.

“Kegiatan surveilens yang dilakukan selama ini telah berhasil melakukan rapid test untuk 45.243 warga Sulut,” ungkap Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Sabtu malam (25/7/2020).

Dandel mengungkapkan, dari 45.243 orang yang menjalani rapid test itu ada sebanyak 2.809 orang yang reaktif.

“Sedangkan untuk hari ini ada 483 yang menjalani rapid test dengan hasil 60 orang yang reaktif,” ujar Dandel.

Dandel mengatakan, untuk warga Sulut dengan hasil rapid test reaktif selanjutnya akan menjalani swab test untuk mendeteksi apakah ada Covid-19 atau tidak.

 

2 dari 3 halaman

Penambahan Kasus di Sulut

“Sementara itu untuk penambahan kasus baru positif sebanyak 54, dengan jumlah akumulatif 2.216,” ujarnya.

Untuk 54 kasus baru itu berasal dari Manado sebanyak 24 kasus, Tomohon (4), Minahasa (7), Minahasa Utara (2),  Minahasa Selatan (1), Bitung (13), Bolmong Utara (1), dan Kepulauan Talaud 6 kasus.

“Sedangkan untuk kasus yang sembuh bertambah 40 orang, sehingga jumlahnya menjadi 1.040,” ungkap Dandel.

Selanjutnya ada penambahan pasien meninggal dunia sebanyak 2 kasus, sehingga jumlah total menjadi 122 orang.

“Untuk kasus aktif atau pasien Covid-19 yang sementara dirawat di sejumlah rumah sakit di Sulut sebanyak 1.054 orang,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓