Misteri Penyebab Pelajar Gantung Diri pada Pagi Buta di Talaud

Oleh Yoseph Ikanubun pada 04 Jul 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 04 Jul 2020, 15:00 WIB
[Bintang] Ketahui Suaminya Punya Istri Lain, Perempuan Ini Gantung Diri
Perbesar
(Ilustrasi) gantung diri | via: dhakatribune.com

Liputan6.com, Manado - Peristiwa gantung diri terjadi di Desa Kalongan, Kecamatan Kalongan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulut, Kamis siang (2/7/2020). Korban teridentifikasi bernama Irpan Paul Amisi Pandembera (17), berstatus pelajar.

Irpan ditemukan tergantung pada sebuah tali nilon yang terikat di sebuah kayu dalam kamar dengan ketinggian kurang lebih hampir tiga meter.

Menurut keterangan saksi Aldi Ruung (17), sekitar pukul 12.00 Wita dia hendak membangunkan korban yang ada di dalam kamarnya. Aldi bermaksud ingin mengajak Irpan ke kebun Saruk Asuan yang terletak di wilayah Desa Kalongan Selatan.

Saat membuka pintu kamar, Aldi terkejut melihat Irpan sudah tak bernyawa dengan posisi gantung diri dengan seutas tali nilon.

Dia lantas melaporkan peristiwa ini ke warga setempat, dan meneruskannya ke aparat kepolisian. Kapolsek Lirung Ipda La Ali bersama tiga anggota lainnya langsung mendatangi dan langsung mengolah TKP.

“Menurut keterangan dokter Puskesmas Kalongan, korban meninggal diperkirakan antara pukul 04.00 Wita atau pukul 05.00 Wita,” ujar Kapolsek.

Kapolsek mengatakan, kepolisian masih mendalami penyebab korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

“Sedangkan keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” ujar Kapolsek.

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓