Polisi Tangkap Pengantar Jenazah yang Keroyok Pegawai Dishub di Bulukumba

Oleh Fauzan pada 24 Jun 2020, 17:30 WIB
Diperbarui 01 Jul 2020, 11:42 WIB
Tangkapan layar video pengeroyokan pengantar jenazah keroyok pegawai Dishub di Bulukumba (Istimewa)
Perbesar
Tangkapan layar video pengeroyokan pengantar jenazah keroyok pegawai Dishub di Bulukumba (Istimewa)

Liputan6.com, Bulukumba - Polisi bergerak cepat untuk menangkap anggota pengantar jenazah yang mengeroyok Muhammad Risal (23), pegawai Dinas Perhubungan Pemkab Bulukumba yang dikeroyok pada Senin (22/6/2020). Hingga kini polisi telah menangkap dua orang. 

"Sudah dua orang berhasil kita amankan. Mereka adalah Riko, 23 tahun, dan seorang anak di bawah umur berinisial RS," kata Kasat Reskirm Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra, Rabu (24/6/2020).

Polisi memastikan akan terus menyelidiki kasus pengeroyokan ini. Pasalnya, dalam video pengeroyokan yang viral beberapa waktu lalu itu ada banyak anggota pengantar jenazah yang mengeroyok pegawai Dishub tersebut. 

"Anggota masih mengejar pelaku-pelaku yang DPO," ucapnya singkat. 

Berry menceritakan kejadian itu bermula ketika pegawai Dishub bernama Muhammad Risal sedang melintas di Jalan Lanto Daeng Pasewang. Ia yang berpapasan dengan rombongan pengantar jenazah dianggap menghalangi laju para pengantar jenazah tersebut. 

Salah seorang anggota pengantar jenazah lalu memukul tangan Risal. Risal kemudian berbalik arah dan bermaksud menegur. Namun tiba-tiba anggota pengantar jenazah lainnya berhenti dan mengejar Risal sambil terus memukulinya pakai kepalang tangan dan kayu panjang.

"Akibat kejadian itu korban menderita luka lebam akibat hantaman benda tumpul dan satu buah luka tusukan benda tajam di punggungnya," ucap Berry. 

Belakangan video pengeroyokan terhadap Risal pun viral di berbagai platform media sosial. Video berdurasi 26 detik itu direkam oleh salah seorang warga menggunakan telepon genggamnya. 

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut

Lanjutkan Membaca ↓