Hotel di Sumut Kembali Beroperasi Awal Juni 2020, Utamakan Protokol Kesehatan

Oleh Reza Efendi pada 30 Mei 2020, 13:15 WIB
Diperbarui 09 Jun 2020, 04:55 WIB
Ilustrasi Hotel
Perbesar
Ilustrasi hotel. (iStockphoto)

Liputan6.com, Medan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Sumatera Utara (PHRI Sumut) sepakat membuka kembali operasional di Kota Medan dan sejumlah daerah lainnya di Sumut pada awal Juni 2020. Tujuannya untuk menekan kerugian yang dialami pelaku usaha di tengah pandemi COVID-19.

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) PHRI Sumut, Denny S Wardhana ‎mengatakan, saat beroperasional kembali, hotel dan restoran tetap mengikuti protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran virus Corona COVID-19.

‎"Kita dan teman-teman (pemilik hotel dan restoran) sepakat membuka kembali awal Juni 2020, dan tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Denny, Sabtu (30/5/2020).

Sejak pandemi COVID-19 melanda, tingkat hunian hotel di Kota Medan mengalami terjun bebas di bawah 5 persen. Meski ada tamu yang menginap, dipastikan warga Medan‎ yang sudah bosan berada di rumah saja.

"Beberapa (hotel) ada yang meningkat, bukan dari tamu luar kota, dan peningkatkan tidak terlalu besar," ucapnya.

Diharapkan ‎Denny, ke depan ada kelonggaran diputuskan oleh Pemerintah Indonesia, khususnya diperbolehkan melaksanakan pertemuan di hotel dengan tetap memedomi protokol kesehatan dan tidak melakukan mobilsasi massa.

"Dengan ada kelonggaran perjalanan dinas, kita juga harapkan ada rapat di hotel," ujarnya.

Meski dibuka kembali operasional hotel, tidak seluruhnya karyawan akan kembali bekerja. PHRI mengharapkan bantuan pemerintah dalam mengurangi beban yang dialami pelaku usaha hotel imbas pandemi COVID-19.

"Beban-beban kita hadapi seperti biaya listrik. Kita harapkan relaksasi dari pemerintah. Pemerintah bisa membantu kepada karyawan untuk pra kerja," sebutnya.

2 dari 3 halaman

Pusat Perbelanjaan

Mal di Medan
Perbesar
Saat ini jumlah anggota di bawah asosiasi mereka ada 19 mal.

Jika hotel baru akan kembali beroperasi awal Juni 2020, sebanyak 14 pusat perbelanjaan modern di Kota Medan tetap buka di tengah pandemi COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan terkait COVID-19.

Wakil Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Dewan Pengurus Daerah Sumatera Utara (APPBI DPD Sumut) Liany Simatupang mengatakan, saat ini jumlah anggota di bawah asosiasi mereka ada 19 mal.

"Dari jumlah itu, 14 tetap buka sejak April 2020 dan 5 mal beroperasional secara terbatas untuk tenant yang menjual kebutuhan pokok dan farmasi," ungkapnya.

Liany yang juga General Manager Mall Centre Point itu menegaskan, standar prosedur yang diterapkan mal dalam penanganan COVID-19 seperti pemeriksaan suhu tubuh di setiap akses masuk mal.

Kemudian menggunakan antiseptik yang telah disediakan, wajib menggunakan masker dalam melaksanakan kegiatan dan aktivitas, menerapkan social and physical distancing selama melakukan kegiatan dan aktivitas belanja.

"Kita juga memberlakukan dan menerapkan regulasi dalam penggunaan fasilitas lift dan eskalator," Liany menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓