Di Tengah Pandemi, Tradisi Salat Idul Fitri di Masjid Raya Medan Tetap Berlangsung

Oleh Reza Efendi pada 25 Mei 2020, 15:57 WIB
Diperbarui 25 Mei 2020, 15:57 WIB
Salat Idul Fitri di masjid Raya Medan
Perbesar
Masyarakat tampak khusyuk melaksanakan ibadah salat sunnah muakkad.

Liputan6.com, Medan Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Medan melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah pada Minggu, 24 Mei 2020 di Masjid Raya Medan atau Masjid Raya Al-Mashun. Masyarakat tampak khusyuk melaksanakan ibadah salat sunnah muakkad.

Meski berada di tengah pandemi virus Corona COVID-19, pelaksanaan Salat Idul Fitri di masjid yang terletak di kawasan jalan Sisingamangaraja, Medan, ini tetap diawali dengan tradisi Kesultanan Melayu Deli.

Sebelum salat dilaksanakan, Pemangku Kesultanan Deli, Tengku Hamdy Osman Deli Khan Al Haj, tampak memasuki Masjid Raya Medan mengenakan baju khas Melayu dikuti para pengawal. Mereka memasuki masjid di saat suara takbir dan azan berkumandang.

Datok Empat Suku Kesultanan Deli, Aidil Fredy Abraham mengatakan, tradisi tersebut rutin dilakukan di masjid yang berdiri 1909 tersebut. Walau pandemi COVID-19 sedang melanda, tradisi di Masjid Raya tetap bisa dilaksanakan.

"Nah, tradisi itu memang setiap tahun dilakukan. Meski saat ini sedang dalam kondisi pandemi COVID-19, alhamdulillah pelaksanaannya mematuhi protokol kesehatan," kata Aidil.

Diungkapkan Aidil, meskipun massa yang datang untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah banyak dan diperkirakan mencapai ribuan jemaah, namun para jemaah menerapkan pysical distancing untuk mencegah penularan COVID-19.

"Kita tetpa disiplin, dan para jemaah tetap menjaga jarak," ungkapnya.

 

Saksikan juga video pilihan berikut:


Wajib Cuci Tangan

Tradisi di Masjid Raya Medan
Perbesar
Sebelum masuk masjid, para jemaah diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer yang di sediakan pihak masjid

Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Masjid Raya Medan sesuai prosedur yang dikeluarkan pemerintah dengan menjaga protokol kesehatan. Para jemaah hadir dengan membawa sajadah dan mengenakan masker.

Sebelum masuk masjid, para jemaah diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer yang di sediakan pihak masjid. Meski pada pelaksanaan tahun ini masjid terlihat ramai, namun tidak seramai tahun sebelumnya.

Seorang jemaah bernama Lazuardi Putra mengatakan, tetap merasa khawatir dan takut terpapar virus Corona COVID-19. Meski demikian, dengan mematuhi protokol kesehatan, Putra dan keluarga tetap khusuk melaksanakan ibadah.

"Makanya berdoa, semoga dijauhkan dari COVID-19, dan berharap segera berakhir," tandasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya