Akal Bulus Pemuda Jambi Menangkan Lelang Motor Listrik Presiden Jokowi

Oleh Gresi Plasmanto pada 21 Mei 2020, 23:00 WIB
Diperbarui 21 Mei 2020, 23:00 WIB
Ilustrasi Pencurian Motor

Liputan6.com, Jambi - Polisi di Jambi mengamankan M Nuh, warga Kota Jambi yang mengaku sebagai pengusaha dan memenangkan lelang motor listrik Gesits yang ditandatangani Presiden Jokowi seharga Rp2,5 miliar. Ia diamankan dengan tuduhan penipuan lelang.

M Nuh diamankan di Mapolreta Jambi, pada Kamis (20/5/2020) dini hari. Warga Sungai Asam Kampung Manggis, Kecamatan Pasar, Kota Jambi itu, diamankan dengan tuduhan penipuan dan sampai saat ini belum membayar lelang motor listrik.

"Iya Polresta Jambi yang mengamankan, hanya dimintai keterangan, sudah dipulangkan, silakan cek ke polres," kata Kabid Humas Polda Jambi Kuswahyudi Tresnadi saat dikonfirmasi Kamis sore (21/5/2020).

Juru bicara Polda Jambi itu belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan M Nuh. Ia mengatakan M Nuh hanya dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan.

Belum ada keterangan dari Polresta Jambi terkait penangkapan M Nuh.

Menurut informasi yang dihimpun, polisi mengamankan M Nuh terkait dugaan penipuan lelang motor listrik. M Nuh sendiri bukan seorang pengusaha.

Dalam kartu tanda penduduk (KTP) yang beredar, M Nuh yang lahir pada 29 Maret 1974 itu merupakan seorang buruh harian lepas.

Sebelumnya, motor listrik yang bertanda tangan Jokowi itu laku pada konser amal penggalangan dana untuk warga yang terdampak Covid-19. Lelang motor tersebut dimenangkan oleh sosok M Nuh dengan harga tertinggi Rp2,5 miliar.

Namun, masih menurut informasi yang santer di Jambi, sosok M Nuh ternyata bukan pengusaha. Setelah lelang selesai, ternyata M Nuh tidak membayar duit lelang itu, hingga akhirnya ia diamankan polisi.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓