Hasil Rapid Test Karyawan Supermarket di Medan, 14 Orang Reaktif COVID-19

Oleh Reza Efendi pada 19 Mei 2020, 22:29 WIB
Diperbarui 09 Jun 2020, 04:24 WIB
Rapid Test COVID-19
Perbesar
Rapid test dilakukan setelah adanya informasi seorang kasir di supermarket tersebut positif terinfeksi COVID-19 hasil swab test

Liputan6.com, Medan Sebanyak 108 orang karyawan Supermarket Berastagi di Jalan Gatot Subroto, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) menjalani rapid test atau skrining awal virus Corona COVID-19. Hasilnya, 14 orang dinyatakan reaktif.

Rapid test dilakukan setelah adanya informasi seorang kasir di supermarket tersebut positif terinfeksi COVID-19 hasil swab test. Kasir berinisial YHS dinyatakan positif COVID-19 pada 13 Mei 2020.

"Ada 108 orang karyawan yang menjalani rapid test. Hasilnya, reaktif 14 orang," kata Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemerintah Kota (Pemko) Medan, Arrahman Pane, Selasa (19/5/2020).

Disebutkan Arrahman, meski sudah ada 14 orang karyawan Supermarket Brastagi yang reaktif COVID-19 hasil rapid test, Pemko Medan belum memutuskan untuk menutup operasional supermarket.

"Konsultasi dulu ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19," sebutnya.

Sementara itu, untuk 14 orang karyawan yang reaktif COVID-19 harus menjalani isolasi. Kemudian untuk penegakan diagnosa, mereka akan menjalani uji swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Itu prosedur," ujarnya.

Sebelumnya berdasarkan surat pemberitahuan Puskesmas Rantang, seorang kasir di Supermarket Brastagi berinisial YHS dinyatakan positif COVID-19. YHS tinggal di indekos yang berada di Kelurahan Sei Putih Tengah II, Kecamatan Medan Petisah.

 

Saksikan juga video pilihan berikut:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Kasus COVID-19 di Sumut

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, Aris Yudhariansyah
Perbesar
Untuk pasien positif metode PCR mengalami peningkatan dari 225 orang naik menjadi 235 orang

Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut merilis data terkini jumlah orang terpapar COVID-19. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif COVID-19 masih mengalami tren peningkatan.

"Tidak hanya PDP dan positif, pasien sembuh dan meninggal dunia juga mengalami peningkatan," sebut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, Aris Yudhariansyah.

Diterangkannya, untuk pasien positif metode PCR mengalami peningkatan dari 225 orang naik menjadi 235 orang. Dengan kata lain, pasien positif COVID-19 di Sumut mengalami peningkatan 10 orang.

Kemudian untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 di Sumut juga mengalami peningkatan dari hari sebelumnya, dari 192 orang bertambah 12 menjadi 204.

Selanjutnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 538, mengalami penurunan dari hari kemarin yakni 553 orang. Sedangkan pasien mengalami peningkatan dari hari sebelumnya, dari 58 orang naik menjadi 74 orang.

"Peringkatan ini mencapai 16 orang. Pasien yang meninggal dunia naik 2 orang, dari 27 naik ke angka 29," tandasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya