Kasus Positif Corona COVID-19 di Sumut Meningkat Drastis

Oleh Reza Efendi pada 18 Mei 2020, 11:25 WIB
Diperbarui 18 Mei 2020, 11:25 WIB
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan

Liputan6.com, Medan Kasus pasien positif terinfeksi virus Corona COVID-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) meningkat drastis. Hal ini dilaporkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, Mayor Kes dr Whiko Irwan mengatakan, pada Minggu, 17 Mei 2020, pukul 16.00 WIB, pasien positif COVID-19 naik tajam dari hari sebelumnya, Sabtu, 16 Mei 2020.

"Pasien positif di Sumut kembali meningkat drastis dari hari sebelumnya, yakni naik 16 orang," kata Whiko, Senin (18/5/2020).

Dijelaskannya, pasien positif COVID-19 dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di sumut saat ini berjumlah 218 orang, mengalami peningkatan 16 orang dari data sebelumnya berjumlah 202 orang.

"Selain pasien positif, pasien sembuh juga mengalami peningkatan, bertambah 5 orang, totalnya hingga saat ini 58 orang sudah sembuh," jelasnya.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang saat ini dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 juga naik dari hari sebelumnya, yakni dari 200 orang menjadi 202 orang. Orang Dalam Pemantauan juga meningkat, dari 512 menjadi 521 orang.

"Pasien meninggal dunia juga bertambah. Sebelumnya 24, naik menjadi 26 orang," Whiko menerangkan.

 

2 dari 3 halaman

Belajar dari Bali

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut, Aris Yudhariansyah
Sudah hampir sebagian besar kabupaten/kota di Sumut terdampak COVID-19 dan penambahan kasus positif terkonfirmasi terus meningkat

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumut lainnya, Aris Yudhariansyah mengatakan, kesadaran dan disiplin mengikuti protokol kesehatan masih menjadi salah satu cara paling efektif dalam menekan penyebaran.

Contohnya Provinsi Bali yang sukses menekan COVID-19 tanpa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), melainkan hanya disiplin warga. Sebaliknya, banyak daerah-daerah yang sudah PSBB, jumlah kasus baru masih banyak ditemukan.

"Untuk itu, seluruh daerah di Sumut diimbau untuk bersungguh-sungguh memperkuat kedisiplinan," sebut Aris.

Seperti diketahui bersama, pandemi COVID-19 bukan hanya tentang masalah kesehatan, melainkan permasalahan multidimensional yang membutuhkan penanganan komprehensif dan kerja sama seluruh pihak.

"Sehingga semakin cepat rantai COVID-19 diputus, maka terselesaikan pula masalah lainnya yang menjadi dampak turunan," ucapnya.

Sudah hampir sebagian besar kabupaten/kota di Sumut terdampak COVID-19 dan penambahan kasus positif terkonfirmasi terus meningkat. Beberapa daerah terjadi penurunan kurva harian, tapi secara akumulatif di Sumut kurva meningkat.

"Kita harus tetap waspada terinfeksi COVID-19," Aris menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓