Indonesia Terserah, Ribuan Warga Berdesak-desakan di Pasar Murah Deli Serdang

Oleh Liputan6.com pada 18 Mei 2020, 05:30 WIB
Diperbarui 18 Mei 2020, 05:30 WIB
Situasi Pasar Anyar atau Pasar Kebon Kembang, Bogor, jelang lebaran di tengah pandemi Corona
Perbesar
Situasi Pasar Anyar atau Pasar Kebon Kembang, Bogor, jelang lebaran di tengah pandemi Corona. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

Liputan6.com, Medan - Kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diadakan di tengah pandemi COVID-19 di GOR Serbaguna Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang diwarnai ribuan warga yang berdesak-desakan dan tidak mematuhi protokol kesehatan.

Petugas Polsek Percut Sei Tuan Iptu M.Rohim mengatakan, anggota kepolisian yang diturunkan untuk menjaga keamanan di pasar murah tersebut sebanyak 19 personel.

Namun dengan jumlah tersebut petugas juga mengalami kesulitan untuk melakukan pengaturan pada warga agar mematuhi protokol kesehatan di saat terjadi pandemi COVID-19.

Ia mengatakan, bahwa pengaturan sejak awal sudah salah karena seharusnya penjualan paket sembako murah dilaksanakan di halaman GOR Serbaguna yang lebih luas dan terbuka.

"Jadi pembatasan warga sejak dari pintu gerbang, dan tidak seperti yang terjadi sehingga masyarakat berbondong-bondong masuk ke dalam GOR Serbaguna," kata Rohim, di GOR Serbaguna, Minggu (17/5/2020) dilansir Antara.

Salah seorang warga Percut Sei Tuan Ahmad Zaki mengaku kecewa pihak pelaksana pasar murah tersebut hanya menyediakan 600 paket sembako.Sedangkan warga yang antre ribuan jumlahnya.

"Sebelumnya tidak diberitahukan kalau sembako pasar murah disediakan terbatas, dan warga diminta antrean, namun malah berdesak-desakan. Kalau seperti bukan tujuan membantu, dan malah menyengsarakan warga," katanya.

Sebelumnya, wabah COVID-19 yang melanda Sumut saat ini berdampak cukup banyak menimbulkan kesulitan bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah daerah membuka pasar murah di dua lokasi di Kota Medan guna meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, yakni di GOR Serbaguna Jalan Williem Iskandar, dan eks Bandara Polonia Medan.

Pasar murah tersebut dibuka selama lima hari mulai tanggal 17-21 Mei 2020, sejak pukul 10.00 WIB hingga 18.00 WIB setiap harinya. Sembako yang dijual seperti beras,gula, telur, minyak goreng dan lainnya.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓