Warga Palembang Berdalih Menjambret untuk Shopping dengan Kekasihnya

Oleh Nefri Inge pada 17 Mei 2020, 12:30 WIB
Diperbarui 17 Mei 2020, 12:30 WIB
Jambret HP
Perbesar
Ilustrasi jambret HP (Sumber: corporate travel safety)

Liputan6.com, Palembang - Ada beragam alasan pelaku melakukan aksi kriminalisasi, mulai dari untuk membiayai kebutuhan hidup hingga membeli keperluan lainnya.

Seperti yang dilakukan MU (26), warga Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) yang nekat melakoni profesi jambret, hanya untuk menyenangkan hati kekasihnya.

MU begitu mabuk kepayang saat menjalin asmara dengan kekasihnya. Namun karena keterbatasan perekonomian, MU nekat menjambret agar bisa mendapatkan uang untuk kebutuhan kekasihnya.

Pelaku penjambretan ini sering beraksi di berbagai tempat, seperti di Jalan Rajawali, Jalan Veteran Pasar Tradisional KM 5 Palembang, Jalan Kolonel H Burlian Palembang dan lainnya.

Akhirnya, pelariannya MU berakhir setelah ditangkap petugas kepolisian dari Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Palembang. Aparat kepolisian menangkap MU saat akan menjambret di Jalan Veteran Palembang, pada Jumat (15/5/2020) malam.

“Sudah sering saya menjambret, mungkin lebih dari sepuluh kali. Saya sering membawa senjata tajam (sajam) pisau panjang untuk menakut-nakuti korban,” katanya saat diinterogasi di Mapolrestabes Palembang, Sabtu (16/5/2020).

Ketika korbannya ketakutan, MU langsung merampas telepon genggam korbannya. Dalam melancarkan aksinya, MU bersama rekannya selalu menghadang korban yang membawa barang berharga.

Setelah melancarkan aksinya, MU selalu berpindah-pindah tempat tinggal, demi menghindari kejaran polisi. Seperti tinggal di tempat saudaranya di kawasan Sako Kenten Palembang.

Usai merampas telepon genggam korbannya, MU dan temannya langsung menjualnya ke penadah dengan harga sekitar Rp500.000.

MU dan rekannya juga tak pandang bulu. Mereka pernah menjambret telepn genggam milik anak kecil saat di jalan di Kota Palembang.

 

2 dari 2 halaman

Ditinggal Nikah Kekasihnya

Ilustrasi penjambretan taksi
Perbesar
Ilustrasi penjambretan taksi

Namun MU merasa menyesal, karena usahanya menyenangkan hati kekasihnya akhirnya sia-sia. Kekasih hatinya kini sudah menikah dengan pria lain dan meninggalkannya begitu saja.

“Uangnya saya pakai untuk jalan-jalan sama pacar dan membelikan dia pakaian. Biar pacar saya senang. Tapi dia sudah menikah dengan pria lain,” katanya.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kanit Resmob, Aipda Agus Akbar mengatakan, saat ini pelaku sedang diperiksa.

“Kita sedang memeriksa pelaku dan informasi terhadap yang masih buron,” katanya.

Lanjutkan Membaca ↓