Pemkot Solo Tak Izinkan Salat Id di Tempat Publik

Oleh Liputan6.com pada 15 Mei 2020, 20:27 WIB
Diperbarui 15 Mei 2020, 20:58 WIB
Liputan 6 default 4
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Liputan6.com, Solo - Pemerintah Kota Solo memastikan tidak akan menggelar kegiatan Salat Id dan open house pada Idul Fitri 1441 H/2020. Belum meredanya wabah Covid-19 menjadi alasan utama.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Ahyani mengatakan, dia sudah menandatangani surat edaran terkait ditiadakannya kegiatan tersebut. Surat tersebut ditujukan ke seluruh ASN dan masyarakat Kota Solo.

Untuk penyelenggaraan salat Id di tempat publik, pihaknya juga tidak akan memberikan izin.

"Untuk Idul Fitri nanti tidak ada open house, tidak ada salat Id. Diharapkan dilakukan di rumah masing-masing," ujar Ahyani, Kamis 14 Mei 2020.

Dilansir Merdeka.com, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak mengadakan hal serupa. Untuk mengantisipasi adanya pelanggaran, tim gugus tugas akan melakukan patroli.

Wakil Wali Kota Achmad Purnomo berharap masyarakat menaati imbauan pemerintah untuk tidak mengadakan salat Id dan open house selama masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Masyarakat kita imbau salat di rumah, takbiran juga di rumah. Pemkot Solo tidak mengadakan salat Id dan open house di rumah dinas. Di rumah saya pribadi juga tidak ada," pungkas dia.

Terkait libur Lebaran, Ahyani mengatakan, hanya ada 2 hari libur. Yakni sesuai kalender tanggal 24 Mei, hari Minggu dan tanggal 25 Mei hari Senin. Seluruh ASN di lingkungan Pemkot Solo tetap masuk kerja, sesuai tugasnya masing-masing.

Pada tahun ini memang akan berbeda pada tahun-tahun sebelumnya, dimana Pemkot memang menggelar kegiatan tersebut di halaman Balai Kota. Sedangkan open house dilakukan di rumah dinas Wakil Wali Kota Achmad Purnomo seusai salat.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.