Pembukaan Mal di Manado Jadi Polemik, Ini Syarat Operasionalnya

Oleh Yoseph Ikanubun pada 16 Mei 2020, 10:00 WIB
Diperbarui 16 Mei 2020, 10:00 WIB
Manajer Manado Town Square Yono Akbar menjelaskan terkait penutupan pusat perbelanjaan terkemuka di Manado tersebut.
Perbesar
Manajer Manado Town Square Yono Akbar menjelaskan terkait penutupan pusat perbelanjaan terkemuka di Manado tersebut.

Liputan6.com, Manado - Rencana beroperasinya kembali dua pusat perbelanjaan terbesar di Sulut yakni Manado Town Square (Mantos) dan Mega Mall Manado menimbulkan pro-kontra. Pemerintah akhirnya menegaskan pembukaan kawasan tersebut hanya secara terbatas.

"Kalau mal dibuka seluruhnya, mestinya rumah-rumah ibadah juga dibuka,” demikian pesan singkat yang beredar di jejaring media sosial.

Kabar bakal dibukanya pusat perbelanjaan itu kemudian menjadi perbincangan bahkan perdebatan di berbagai jejaring media sosial.

Tak ingin polemik berkepanjangan, Pemkot Manado pada, Jumat subuh (15/5/2020), menegaskan kembali aturan operasional pusat perbelanjaan.

"Berkenaan dengan Peraturan Gubernur atau Pergub Sulut maka Mantos dan mal lainnya hanya bisa dibuka untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari," tegas Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, Jumat (15/5/2020).

Diketahui dalam Pergub Nomor 8 Tahun 2020 Tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (OPP Covid-19), diatur sejumlah hal terkait aktivitas warga.

"Selama pemberlakuan OPP penduduk dilarang melakukan kegiatan dengan jumlah lebih dari 10 orang di tempat atau fasilitas umum," ujarnya.

Selain itu pengelola fasilitas umum wajib menutup sementara tempat atau fasilitas umum untuk kegiatan penduduk selama pemberlakuan OPP Covid-19.

Lumentut menambahkan, sebagaimana diatur dalam Pergub itu pengecualian larangan hanya berlaku untuk pemenuhan kebutuhan pokok penduduk atau kebutuhan sehari-hari berupa bahan pangan, energi, komunikasi informasi.

"Termasuk keuangan, perbankan dan sistem pembayaran, dan logistik," ujarnya.

Pantauan Liputan6.com, di dua pusat perbelanjaan itu, ratusan warga sejak pagi sudah berdatangan. Hanya saja mereka dihalangi oleh aparat kepolisian serta Sat Pol PP.

"Kami tidak tahu kalau ada pembatalan beroperasinya Mantos dan Megamall, karena sejak kemarin sudah ramai informasi bahwa sudah mulai buka sejak Jumat ini," ujar salah satu warga.

Manajemen Mantos menyesalkan ditundanya pembukaan kembali salah satu pusat perbelanjaan yang ada di Kota Manado tersebut.

Manager Mantos Yono Akbar mengatakan menindaklanjuti imbauan pemerintah terkait dengan kasus pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sulut, pihaknya memastikan Mantos tidak dibuka.

"Meskipun imbauan itu hanya melalui pesan singkat WhatsApp kepada kami tengah malam," ujar Akbar.

Terkait kapan dibukanya kembali Mantos, Akbar mengatakan belum mengetahui pasti karena masih menunggu keputusan dari pemerintah.

"Ini juga menjadi pertanyaan kami karena sampai saat ini ada pusat perbelanjaan lain yang buka dan ini bagamana? Dan kami sementara mengomunikasikan lebih lanjut terkait hal ini," sesalnya.

Menurutnya, kalau alasannya seperti tidak boleh berkumpul lebih dari 10 orang, apakah tempat lain melakukan seperti itu. Atau kalau alasannya mal yang tetap buka dan hanya menjual bahan pokok, apakah betul mereka hanya menjual bahan pokok?

"Yang akan tetap buka adalah tenan yang menjual bahan pokok, apotek, dan restoran tetapi hanya bisa melalui take away," tandas Akbar.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓