9 Tenaga Medis di Sulut Terpapar Covid-19

Oleh Yoseph Ikanubun pada 14 Mei 2020, 11:31 WIB
Diperbarui 14 Mei 2020, 11:31 WIB
Tenaga medis saat melakukan tes kesehatan pada warga di masuk ke wilayah Sulut.
Perbesar
Tenaga medis saat melakukan tes kesehatan pada warga di masuk ke wilayah Sulut.

Liputan6.com, Manado - Salah satu kelompok rentan terpapar Covid-19 adalah tenaga medis, terutama dokter dan perawat. Berdasarkan data yang diperoleh, sudah ada 4 dokter dan 5 tenaga medis yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut.

“Kami punya data ada 9 tenaga medis yang terpapar saat melakukan tindakan terhadap pasien,” ungkap Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Rabu (13/5/2020).

Dia mengatakan, tenaga medis yang terpapar itu bertugas di beberapa fasilitas kesehatan yang ada di Sulut. "Ada juga yang terpapar, tetapi bukan saat melakukan perawatan langsung kepada pasien," ujarnya.

Untuk kondisi terakhir tenaga medis yang terpapar, Dandel mengatakan, ada 2 dokter dan 2 perawat yang sudah dinyatakan sembuh.

"Yang lainnya masih dalam perawatan," dia mengatakan.

Selain tenaga medis, ada 4 karyawan yang bekerja di fasilitas kesehatan juga terpapar Covid-19. Mereka terpapar saat menjalankan tugas di rumah sakit.  

"Elemen di rumah sakit bukan hanya dokter dan perawat, ada juga karyawan lainnya. Mereka masih sementara dirawat," ujar Dandel.

Dandel menyatakan bersyukur karena sampai saat ini tidak ada tenaga medis yang meninggal dunia.  

Meningkatnya jumlah tenaga medis yang terpapar Covid-19 ini terpetakan lewat pola penyebaran yang disusun Gugus Tugas. Bahkan penularan lewat faskes ini menjadi sebuah klaster yang dibagi menjadi 2.

"Ada Klaster J atau Klaster Faskes Manado, yang kita bagi menjadi dua yaitu Faskes A dan Faskes B," dia menandaskan.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓