Antisipasi Penyebaran Covid-19 Klaster Fasilitas Kesehatan Manado

Oleh Yoseph Ikanubun pada 14 Mei 2020, 09:00 WIB
Diperbarui 14 Mei 2020, 09:00 WIB
Keberadaan Laboratorium PCR Covid-19 Sulut diharapkan bisa mempercepat upaya deteksi dan pemetaan pandemi Covid-19 di Sulut.
Perbesar
Keberadaan Laboratorium PCR Covid-19 Sulut diharapkan bisa mempercepat upaya deteksi dan pemetaan pandemi Covid-19.

Liputan6.com, Manado - Selain melaporkan perkembangan jumlah kasus, Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut juga memetakan pola penyebaran virus ini. Menariknya muncul satu klaster yang terkait dengan fasilitas kesehatan (faskes) di Manado.

"Ada 11 klaster penyebaran Covid-19 di Sulut. Empat di antaranya sudah terputus, sedangkan tujuh lainnya masih aktif," ungkap Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut dr Steaven Dandel, Selasa (12/5/2020).

Dia mengungkapkan, klaster dengan penyebaran dan jumlah pasien terkonfirmasi positif yang banyak adalah Klaster Gowa. Mereka merupakan pelaku perjalanan yang mengikuti acara keagamaan di Gowa, Sulawesi Selatan.

"Klaster berikutnya adalah Klaster J atau Klaster Faskes Manado, yang kita bagi menjadi dua yaitu Faskes A dan Faskes B," ujarnya.

Di Faskes A Kota Manado, ada 6 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19, yaitu kasus 34, 35, 36, 42, 54, 55. "Empat orang sudah sembuh, dan masih ada dua orang yang masih dirawat," ungkapnya.

Perkembangan dari Klaster Faskes A ini, dari kontak erat risiko tinggi pasien 36, bertambah satu pasien positif yakni pasien 43.

"Kemudian berkembang menjadi generasi ketiga dan keempat di Kota Tomohon yaitu pasien 58 dan pasien 72," ujarnya.

Selanjutnya untuk Klaster Faskes B Kota Manado, terdapat 3 pasien positif yang sedang dirawat. Mereka adalah kasus 49, 50, dan 74.

Dandel mengatakan, adanya sejumlah tenaga kesehatan yang positif maupun mereka yang hasil rapid test reaktif, merupakan salah satu indikator bahwa sebenarnya di Sulut ada banyak kasus Covid-19 yang tengah terjadi.

"Salah satu strategi adalah kita memperluas pemeriksaan rapid test, serta swab test untuk tenaga kesehatan," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓