Kado Istimewa untuk Siswi SMAN 9 Manado, Si Cantik Jago Bela Diri Muay Thai

Oleh Yoseph Ikanubun pada 03 Mei 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 03 Mei 2020, 11:00 WIB
Yestika Mantiaha, siswi SMAN 9 Manado peraih medali emas Pra PON Papua.
Perbesar
Yestika Mantiaha, siswi SMAN 9 Manado peraih medali emas Pra PON Papua.

Liputan6.com, Manado - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momen tersendiri bagi Yestika Mantiaha. Siswi SMAN 9 Manado ini mengukir prestasi nasional, dan siap berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.

Gadis remaja ini berdiri bersama beberapa rekannya di aula SMAN 9 Manado, Sabtu (02/05/2020). Siang itu pihak sekolah membagikan paket sembako dalam program Gerakan Kasih bagi para siswa yang terdampak Covid-19.

“Dia itu atlet PON untuk cabang olahraga bela diri Muay thai. Meraih emas saat Pra PON,” ungkap Hendra Massie, guru olah raga di SMAN 9 Manado.

Yestika memang berpenampilan sederhana. Tak banyak bicara, namun oleh teman-temannya dia dikenal sebagai sosok yang hangat.

Saat diwawancarai Liputan6.com, siswi yang kini Kelas XI IPA 11 ini antusias menceritakan pengalamannya dalam olahraga asal Thailand ini.

“Saya mulai ikut Muay thai sejak kelas X. Kemudian pertama kali dipanggil oleh Sir Hendra (Massie) untuk ikut pertandingan di Banten,” tutur gadis kelahiran Manado 7 Januari 2003 ini.

Meraih prestasi di ajang tersebut semakin menggiatkan Yestika untuk berlatih. Membagi waktu antara latihan bela diri dan belajar mutlak dijalani.

“Kami bahkan selama satu tahun tinggal di sekolah menjalani training camp persiapan Pra PON,” ujarnya.

Keseriusan menjalani porsi latihan selama itu membuahkan hasil manis. Dalam ajang Pra PON di Jakarta beberapa waktu lalu, dia mengukir hasil gemilang dengan menyabet medali emas.

“Waktu itu pertandingan di Jakarta, saya meraih emas untuk wilayah timur, sekaligus memastikan diri lolos ke PON Papua,” ujarnya dengan wajah berbinar.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Penundaan PON dan Target Emas

Presiden Joko Widodo telah memutuskan PON Papua yang seharusnya diselenggarakan November 2020 ini ditunda pelaksanaannya ke tahun 2021 akibat pandemi Covid-19. Ini juga berdampak pada program latihan Yestika.

“Agenda latihan kami juga menyesuaikan dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Karena PON ditunda, dan pandemi Covid-19 yang mengharuskan social distancing dan physical distancing, metode latihan Yestika juga berubah.

“Saya latihan sendiri di rumah, kemudian mengirim laporan berupa foto dan video di grup untuk dipantau oleh pelatih,” ujarnya.

Dia berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir sehingga bisa menjalani porsi latihan dengan baik, sekaligus meraih hasil terbaik di PON Papua.

“Emas ini kado saya saat Hardiknas, untuk target ke depan mendapat medali emas PON,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Simak juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓