Pesan Pasien Sembuh dari COVID-19, Jujur dengan Kondisi Kesehatan

Oleh Reza Efendi pada 30 Apr 2020, 17:45 WIB
Diperbarui 30 Apr 2020, 18:15 WIB
Muhammad Aulia Rizki Agsa

Liputan6.com, Medan - Muhammad Aulia Rizki Agsa, satu di antara pasien positif virus corona COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh. Aulia, sapaan akrabnya, dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah pada 4 April 2020.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut) itu sembuh setelah menjalani isolasi dan perawatan selama 21 hari di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Kota Medan.

Aulia menceritakan pengalaman selama menjalani perawatan. Salah satu hikmah paling penting yang diambil dan ingin dibagikannya kepada masyarakat adalah jujur dengan kondisi kesehatan masing-masing, serta tidak takut untuk memeriksakan diri.

"Ini tujuannya untuk mengurangi penyebaran COVID-19, karena penularan berlangsung cepat," katanya, Kamis (30/4/2020).

Menurutnya, jika saja saat itu dirinya tidak cepat berinisiatif dan mengisolasi diri, bisa jadi keluarganya, tetangga, dan rekan kerjanya juga terpapar Covid-19.

Awalnya Aulia merasa tidak enak badan seperti masuk angin setelah melakukan kunjungan kerja dari luar Sumut. Setibanya di rumah, ia langsung isolasi diri di kamar dan beristirahat. Selanjutnya berinisatif memeriksakan diri ke RSUPH Adam Malik.

"Walau tidak ada gejala berat, karena riwayat perjalan saya juga banyak dari luar kota. Lebih baik saya periksa. Saya takut menjadi carrier dan menularkan ke orang banyak," ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Peran Tenaga Medis

Tenaga medis di RSUP Haji Adam Malik
Sejauh ini sudah 8 pasien positif virus Corona COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh. Pada hari ini, Selasa (7/4/2020), 6 pasien sembuh dipulangkan.

Diakuinya, selama dirawat di RSUPH Adam Malik, tenaga medis melakukan pelayanan dengan sangat baik.

Selain melakukan perawatan dan pengobatan, tenaga medis juga senantiasa memberikan semangat, mengajak berbincang, dan menghibur.

"Karena sikap seperti itu, rasa takut dan cemas kita berkurang," ujarnya.

Aulia memberikan pujian kepada Gugus Tugas Perceparan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut. Upaya yang dilakukan saat ini baik, khususnya pengalokasian dana sebesar Rp1,5 triliun untuk penanganan COVID-19 dengan jumlah Rp500 miliar untuk termin pertama.

"Isolasi wilayah mungkin diperlukan, karena memang penularan COVID-19 sangat cepat," sebutnya.

Kepada masyarakat, Aulia berpesan agar kooperatif dengan protokol kesehatan yang berlaku dan tidak membuat kerumunan. Kemudian memeriksakan diri setelah melakukan riwayat perjalan atau kontak dengan orang positif COVID-19.

"Juga harus disiplin jaga jarak, jaga kebersihan, dan kesehatan," Aulia menandaskan.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓