Aroma Sedap dari Dapur Umum COVID-19 di Biak Numfor

Oleh Katharina Janur pada 15 Apr 2020, 03:18 WIB
Diperbarui 15 Apr 2020, 03:18 WIB
corona COVID-19
Perbesar
TNI Polri bersama Pemda Biak Numfor dan Yayasan Budha Tzu Chi mendirikan dapur umum untuk warga terdampak corona COVID-19. (Liputan6.com/Polres Biak Numfor/Katharina Janur)

Liputan6.com, Jayapura - Aroma sedap tercium dari masakan yang diolah di dapur umum COVID-19 di Kabupaten Biak Numfor. Dapur umum sengaja didirikan di Mako Polsek Biak Kota, agar mudah dijangkau oleh masyarakat terdampak corona. 

Setiap hari aroma sedap masakan di dapur umum menggoda indera penciuman siapa saja yang lewat di sekitarnya. Dapur umum sengaja didirikan untuk  melayani warga terdampak corona COVID-19. Dapur umum buka setiap hari Senin hingga Sabtu setiap minggunya.

Dapur umum didirikan sebagai aksi kepedulian sosial yang dilakukan oleh Polres Biak Numfor, Papua bekerjasama dengan TNI dan pemerintah setempat dengan dukungan dari Budha Tzu Chi.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Mada Indra Laksanta menuturkan dapur umum didirikan sebagai langkah kongkret yang dilaksanakan jajaran TNI dan Polri dan untuk meringankan beban warga yang terdampak COVID-19.

“Mata pencaharian warga yang berpenghasilan rendah ini sangat terdampak corona, dengan adanya penerapan social dan physical distancing. Sebab yang biasanya bisa bekerja di luar rumah, mulai dibatasi dengan imbauan tetap di rumah,” katanya, Selasa (14/4/2020).

Warga terdampak di Kabupaten Biak Numfor menerima makanan siap santap yang dimasak di dapur umum COVID-19 di Biak Numfor. (Liputan6.com/Polres Biak Numfor/Katharina Janur)

Kata Kapolres, setiap hari personel TNI Polri akan rutin membagikan makanan kepada warga yang membutuhkan. Makanan yang dibagikan adalah hasil masakan dari pengurus Bhayangkari Polres Biak Numfor dan jajaran.  “Makanannya enak dan sehat. Pasti ketagihan untuk menyantapnya,” kata Kapolres.

Pembagian nasi bungkus dari dapur umum hari pertama difokuskan pada beberapa titik di seputaran Biak kota. Terdapat 200 bungkus nasi yang dibagikan kepada pedagang kecil, seperti mama - mama penjual pinang sirih, tukang ojek, tukang parkir, tunanetra dan panti asuhan.

“Kami juga turun langsung ke lapangan membagikan makanan, agar dapat meringankan beban warga. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga dapur umum ini berjalan baik,” jelasnya.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Aksi Peduli Lainnya

corona COVID-19
Perbesar
Bhayangkari dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di Kabupaten Keerom membagikan masker bagi pedagang di Pasar Arso Kota. (Liputan6.com/Polres Keerom/Katharina Janur)

Aksi peduli lainnya yang dilakukan untuk pencegahan corona COVID-19 adalah niat tulus pengurus Bhayangkari Polres Keerom membagikan masker yang dari hasil buatan sendiri.

Ketua Bhayangkari Ranting Polsek Arso, Iyam Piet Heyn menyebutkan masker buatan bhayangkari dibagikan untuk pedagang di Pasar Arso Kota.

“Kami juga membagikan kepada warga yang berada di pasar, agar masyarakat dapat memakai masker untuk pencegahan corona di Papua,” ujarnya.

Masker buatan ibu bhayangkari ini dikerjakan bersama dengan Gabungan Organisasi Perempuan (GOW) Kabupaten Keerom.

“Kami berhasil menjahit masker 600 lembar dan akan dibagikan kepada masyarakat sekitar. Bahan dari masker berkualitas baik, kainnya halus,” kata Ketua GOW Kabupaten Keerom, Camilio Gusbager.

Dalam pesannya, Bhayangkari dan GOW Keerom imbau warga tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan dalam pencegahan corona.

“Termasuk tetap berada di rumah dan jauhi kerumunan.Mari kita ikuti aturna yang telah diterapkan pemerintah,” jelasnya.

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya