Melihat Transformasi Kampus Jadi Ruang Isolasi

Oleh Panji Prayitno pada 15 Apr 2020, 18:00 WIB
Diperbarui 15 Apr 2020, 18:00 WIB
Menilik Kesiapan Ruang Isolasi Covid-19 di Indramayu
Perbesar
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu saat memantau lokasi tempat karantina untuk warga ODP dan PDP ringan yang dibwa pendatang. Foto (Liputan6.com / Indramayu)

Liputan6.com, Indramayu - Langkah tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu mencegah penyebaran virus terus dilakukan.

Selain mengawal ketat pendatang yang pulang kampung, Pemkab Indramayu sudah menyiapkan tempat karantina bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Kami sudah siapkan di kampus STAI Sayid Sabiq Indramayu. Kami sudah mengecek dan mempersiapkan apa saja kebutuhannya," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Deden Bonni Koswara, Selasa (14/4/2020).

Lokasi Kampus STAI Sayid Sabiq berada di Jalan Raya Panyindangan - Sindang nomor 1 Kabupaten Indramayu. Deden memastikan sudah mendapat persetujuan dari Ketua Senat STAI Sayid Sabiq Indramayu.

Rencanannya lokasi karantina itu akan mulai digunakan pada hari Senin 20 April 2020 mendatang. Dari hasil pemetaan, kapasitas kasur tersedia 160.

"Untuk tahap pertama sementara baru dibangun 50 bed yang siap digunakan pada hari Senin mendatang," sebut Deden.

Deden mengaku, jumlah ODP di Kabupaten Indramayu meningkat. Peningkatan disebabkan oleg transmisi lokal yakni pendatang yang mudik dari luar kota.

Dia menegaskan, jika ada pendatang yang mengalami gejala seperti covid-19 maka wajib masuk tempat karantina yang sudah disiapkan Pemkab Indramayu.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Ketat

Menilik Kesiapan Ruang Isolasi Covid-19 di Indramayu
Perbesar
Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu saat memantau lokasi tempat karantina untuk warga ODP dan PDP ringan yang dibwa pendatang. Foto (Liputan6.com / Indramayu)

Jika masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG) akan dikembalikan ke rumah untuk melakukan isolasi mandiri.

"Yang OTG dan isolasi mandiri tetap akan kami lakukan pemantauan dari tenaga kesehatan yang sudah ditugaskan," kata dia.

Karantina ODP dengan gejala dilakukan selama 14 sesuai protokol Kemenkes. Selama karantina, kata dia, tim gugus tugas akan memenuhi kebutuhan pasien.

Seperti makan, minum, dan pemeriksaan kesehatan menggunakan rapid test. Dandim 0616 Indramayu Letkol Aji Sujiwo mengatakan lokasi karantina akan dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI dan Polri.

Dia mengatakan, lokasi karantina dinyatakan layak karena salah satu alasannya adalag jauh dari pemukiman. Namun, lokasi tersebut berdekatan dengan Koramil dan Polsek Sindang Kabupaten Indramayu.

"Semoga tidak ada halangan, dan mari kita terus bekerjasama dan saling menguatkan agar pandemi Covid-19 di Kabupaten Indramayu ini segera berakhir," kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut

Lanjutkan Membaca ↓