2 Pasien Covid-19 di Sulteng Sembuh, Jangan Dikucilkan

Oleh Heri Susanto pada 10 Apr 2020, 00:00 WIB
Diperbarui 10 Apr 2020, 00:00 WIB
alat ukur suhu tubuh
Perbesar
Satpam di RSUD Anutapura Palu menunjukkan alat ukur suhu tubuh yang digunakan untuk memeriksa penjenguk. (Foto: Liputan6.com/ Heri Susanto).

Liputan6.com, Palu - Pusdatina Covid-19 Sulawesi Tengah menyatakan hingga Rabu (8/4/2020) telah ada dua pasien yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 telah sembuh dan kembali ke rumah masing-masing. Masyarakat pun diingatkan untuk tidak mengucilkan mereka apalagi diskriminatif.

Kedua pasien yang sebelumnya berstatus PDP positif Covid-19 dan telah dinyatakan negatif atau sembuh itu masing-masing berinisial H dan E dengan nomor pasien 01 dan 02. Dua orang itu sebelumnya merupakan pasien isolasi Rumah Sakit Undata Palu.

"Keduanya sudah terkonfirmasi negatif dan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan ketiga terhadap swab masing-masing," kata juru bicara Pusdatina Covid-19 Sulteng, Haris Kariming dalam video rilisnya, Rabu (8/4/2020).

Masih dalam video rilisnya per tanggal 8 April, Pusdatina Sulteng juga menyatakan terjadi penambahan jumlah PDP yakni menjadi sebanyak 35 pasien, sementara ODP berjumlah 340 orang. Sedangkan, jumlah positif Covid-19 sebanyak 6 kasus.

Jumlah kasus positif itu bertambah 1 dibanding hari sebelumnya (7/4/2020) 5 kasus, setelah hasil pemeriksaan 1 PDP asal Kabupaten Morowali menyatakan positif. Pasien tersebut sendiri telah dirujuk ke rumah sakit Undata Palu sejak 3 April lalu.

Baik pasien berstatus PDP maupun Positif menurut Haris masih menunggu hasil pemeriksaan swab lanjutan sebelum dinyatakan bebas dan sembuh dari Covid-19.

Simak video pilihan berikut ini:

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Jangan Kucilkan Pasien

kamar isolasi PDP RS Undata Palu
Perbesar
Petugas RS Undata Palu menunjukkan kamar isolasi yang akan digunakan PDP Covid-19. (Foto: Liputan6.com/ Heri Susanto).

Terhadap pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan diizinkan pulang, warga sekitar rumah pasien tersebut, Haris menambahkan, diharapkan untuk menerima kembalinya mereka ke lingkungan masyarakat, dan tidak melakukan pengucilan apalagi bersikap diskriminasi terhadap mereka karena justru dapat menimbulkan masalah sosial.

"Dua pasein yang telah sembuh, sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. Mereka sudah bisa bersosialisasi dengan lingkungannya seperti masyarakat biasa," kata Haris lagi.

Selain itu, warga juga diminta tidak termakan hoaks atau kabar-kabar yang tidak bertanggung jawab tentang pasien yang telah sembuh. Sebab pasien yang kembali ke rumah pascaterpapar Covid-19 telah dipastikan tim medis rumah sakit, bersih, apalagi dengan telah menjalani perawatan dan isolasi beberapa pekan.

"Kami tetap mengingatkan, bahwa pasien PDP positif Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dari hasil lab dan tim medis, jangan dikucilkan. Mereka adalah bagian dari masyarakat Sulawesi Tengah," dia mengingatkan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya