Satu Lagi Pasien Covid-19 Sembuh di Kaltim

Oleh Abdul Jalil pada 07 Apr 2020, 15:19 WIB
Diperbarui 07 Apr 2020, 15:19 WIB
Pasien Sembuh
Perbesar
Wali Kota Bontang bersama pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. (foto: istimewa)

Liputan6.com, Bontang - Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) kembali memulangkan pasien positif Covid-19 usai dinyatakan sembuh. Pasien asal Kabupaten Kutai Timur itu sebelumnya dirawat dan diisolasi di RSUD Taman Husada Bontang.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menjelaskan, dengan pulangnya satu pasien sembuh, maka tidak ada lagi pasien terjangkit yang dirawat. Sebelumnya di rumah sakit tersebut ada dua pasien terjangkit Covid-19.

“Pertama saya harus ucapkan kepada tenaga medis yang sudah bekerja keras menangani pasien terjangkit hingga sembuh,” kata Neni dalam konferensi pers di Kota Bontang, Selasa (7/4/2020).

Neni menjelaskan, pasien dinyatakan sembuh setelah swab yang kedua dinyatakan negatif oleh laborotorium yang ditunjuk pemerintah. Apalagi pasien saat ini sudah stabil dan tanpa gejala.

“Kita tetap meminta yang bersangkutan untuk mengisolasi diri secara mandiri di rumah selama 14 hari,” ujar Neni.

Pasien ini merupakan seorang perempuan berusia 43 tahun, warga Kabupaten Kutai Timur. Dia adalah salah satu peserta rapat tahunan sinode GPIB di Bogor.

Dia dirawat di RSUD Taman Husada Bontang selama 25 hari hingga dinyatakan sembuh. Pemkot Bontang masih menunggu Pemkab Kutai Timur soal penjemputan pasien ini.

“Kalau tidak ada jemputan, kami yang antar. Kita tunggu sampai sore ini,” ucap Neni.

Neni meminta kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal penyintas Covid-19 untuk bisa menerima tanpa ada stigma buruk. Sebab, sebutnya, Covid-19 bisa dilawan dengan bersikap tenang, tidak panik, serta menjaga jarak.

“Dengan demikian, di Kota Bontang saat ini tidak ada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan harus kita jaga jangan sampai lagi ada yang tertular,” katanya.

2 dari 3 halaman

Tutup Pintu Masuk Bontang

Neni Moerniaeni
Perbesar
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

Untuk mencegah penularan Covid-19, Pemerintah Kota Bontang telah mengambil langkah-langkah persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sejumlah ruas jalan yang menjadi akses masuk ke kota itu dibatasi.

Sebelumnya Pemkot Bontang sudah menutup pelabuhan yang melayani dari dan menuju Sulawesi Selatan. Sebab provinsi tersebut masuk dalam kategori daerah terjangkit.

“Ini langkah yang kita ambil agar tidak ada penularan terjadi akibat kedatangan orang,” kata Neni.

Untuk sementara, akses pintu masuk Bontang ditutup total kecuali di jalur utama. Di jalur utama ini juga dilakukan pengetatan untuk memastikan siapa saja yang memasuki kota itu.

Selain itu, paska pengumuman pasien pertama terkonfirmasi positif di Kota Bontang dinyatakan sembuh, sejumlah café dan tempat keramaian kembali ramai. Pemkot Bontang bersama unsur TNI dan Polri akan kembali menertibkan.

Rencananya patrol rutin dengan membubarkan kerumunan akan dilakukan. Sementara itu café dan tempat keramaian akan ditutup untuk sementara.

3 dari 3 halaman

Simak juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓