Stok Menipis saat Pandemi Corona Covid-19, TNI di Bali Donor Darah Bantu PMI

Oleh Dewi Divianta pada 07 Apr 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 07 Apr 2020, 11:00 WIB
Infografis Donor Darah Aman Saat Pandemi Corona. (Liputan6.com/Abdillah)
Perbesar
Infografis Donor Darah Aman Saat Pandemi Corona. (Liputan6.com/Abdillah)

Liputan6.com, Denpasar Pandemi Virus Corona COVID-19 yang terjadi di Indonesia tak menghalangi niat TNI di Bali untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) yang diketahui memiliki persediaan darah yang semakin menipis. Guna membantu ketersediaan stok darah PMI, tiga Kodim (Komando Distrik Militer) di Bali tetap menggelar donor darah. 

Ketiga Kodim itu yakni Kodim 1626/Bangli, Kodim 1619/Tabanan dan Kodim 1616/Gianyar. Komandan Kodim (Dandim) 1626/Bangli, Letkol Inf Himawan Teddy Laksono mengakui kebijakan social distancing mau tak mau berpengaruh pada ketersediaan stok darah PMI yang mulai menipis. Sementara di sisi lain, kebutuhan masyarakat akan darah masih cukup tinggi. “Oleh karena itu, kegiatan ini penting dilaksanakan untuk membantu PMI,” ujar Dandim, Senin (6/4/2020).

Dandim yang karib disapa Letkol HTL itu menambahkan, kegiatan donor darah yang dilakukan institusinya tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah di tengah pandemi Corona COVID-19 seperti tidak berkerumun, menjaga jarak anggota yang akan mendonorkan darahnya dan mengatur waktu kedatangan anggota secara bergantian.

Tak hanya Kodim 1626/Bangli, kepedulian juga datang dari Kodim 1619/Tabanan. Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Toni Sri Hartanto langsung mengambil inisiatif untuk menggelar donor darah begitu mengetahui stok darah PMI semakin menipis.

Kegiatan yang dipusatkan di Markas Kodim 1619/Tabanan itu melibatkan 45 orang personelnya yang menyumbangkan darahnya. “Tentu saja protokol kesehatan sebagaimana ditetapkan pemerintah saat wabah COVID-19 ini kami implementasikan dalam kegiatan ini dengan cara bergantian melakukan donor darah dan memperhatikan jarak antara satu dengan yang lainnya,” kata Letkol Toni.

Ke depan, Toni berjanji akan mengupayakan agar kegiatan ini bisa diselenggarakan secara berkala. Pada saat yang sama, Letkol Toni berharap masyarakat bisa terbantu dengan sumbangan darah yang sudah diberikan oleh anggotanya.

“Nanti kita lihat situasinya dulu. Bisa saja kita laksanakan lagi secara berkala sesuai kemampuan kita. Tentunya dengan pengerahan personel yang juga terbatas. "Mudah-mudahan dengan adanya donor darah yang kita laksanakan ini dapat membantu ketersediaan darah di PMI Tabanan untuk masyarakat,” harap Dandim Letkol Toni. 

 

2 dari 2 halaman

Donor Darah di Gianyar

Di tempat terpisah, Kodim 1616/Gianyar juga melangsungkan kegiatan donor darah. Dandim 1616/Gianyar Letkol Inf Frandi Siboro menuturkan, di tengah situasi seperti saat ini, kepedulian kita terhadap sesama amat penting untuk ditunjukkan.

Salah satunya dengan melakukan donor darah bagi masyarakat yang membutuhkan. “Perkembangan situasi saat ini dengan mewabahnya Virus Corona atau COVID-19 perlu langkah-langkah proaktif dari semua pihak dengan upaya preventif seperti menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan dukungan di bidang kesehatan,” kata Letkol Frandi Siboro.

Ia menyadari semakin meningkatnya penyebaran Virus Corona COVID-19 dan kebijakan social distancing serta physical distancing sudah barang tentu akan mengurangi partisipasi masyarakat melakukan donor darah. “Oleh karena itu, upaya institusinya membantu PMI untuk menyediakan stok darah menjadi sangat penting.

"Dalam kegiatan donor darah ini tidak banyak melibatkan personel, karena hal-hal yang berkaitan dengan social distancing tersebut seperti tidak berkerumun dan menjaga jarak tetap kami terapkan dengan baik,” ujar Dandim.

Lanjutkan Membaca ↓