Sempat Akan Dipulangkan Pasien Covid-19 Ini Kemudian Ditahan RS, Kenapa?

Oleh Heri Susanto pada 28 Mar 2020, 18:00 WIB
Diperbarui 28 Mar 2020, 18:00 WIB
ruang isolasi RS Undata Palu
Perbesar
Seorang perawat sedang berada di ruang isolasi pasien Corona Covid-19 di RSUD Undata Palu. (Foto: Liputan6.com/ Heri Susanto)

Liputan6.com, Palu - Kondisi satu pasien positif Corona Covid-19 di RS Undata Palu saat ini dalam keadaan baik. Bahkan pihak rumah sakit menyatakan pasien pertama yang dinyatakan positif itu sempat akan diizinkan pulang karena sudah dalam keadaan sehat sebelum hasil pemeriksaan Swab kedua diterima pada Kamis sore (26/3/2020).

Sejak menjalani perawatan di ruang isolasi penanganan Covid-19 RS Undata Palu pada 14 Maret lalu, tim dokter menyatakan kondisi pasien hingga kini telah dalam keadaan sehat. Gangguan kesehatan pasien seperti batuk, pilek, dan sesak napas yang dialami sebelumnya tidak lagi ada dan relatif stabil.

Dengan kondisi itu, pihak rumah sakit mengaku sempat akan mengizinkan pasien tersebut pulang. Apalagi hasil pemeriksaan pertama terhadap spesimen si pasien menyatakan negatif Covid-19.

Namun sebelum izin itu diberikan, pada Kamis sore (26/3/2020) hasil pemeriksaan kedua yang baru diterima Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dari Laboratorium Kesehatan di Jakarta menyatakan pasien 01 tersebut positif Corona Covid-19.

“Pagi kami belum terima hasil pemeriksaannya. Kami terima hasil tes kedua baru pada Kamis sore,” kata Wakil Direktur Bidang Pelayanan, dr. Amsyar Praja, Jumat (27/3/2020).

Dengan hasil positif itu, pihak rumah sakit berencana akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pasien berusia 62 tahun itu. Sedangkan isolasi masih akan dilakukan untuk kepentingan observasi.

“Rencananya pasien akan rapid test untuk mendapat kepastian,” ungkap dr. Amsyar Praja.

Pasien pertama yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu pada 14 Maret 2020 lalu ditetapkan sebagai PDP dan diisolasi di RS Undata setelah dirujuk dari rumah sakit swasta.

Sebelum pulang ke Palu, pasien tersebut diketahui menjalani perawatan medis di Jakarta karena penyakit kanker yang dideritanya yang membuat kondisi fisiknya lemah sehingga mengalami flu dan sesak napas. Namun hingga Jumat 27 Maret 2020 kondisi si pasien telah membaik.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓