Ironi RSUP Wahidin Sudirohusodo Rawat Pasien Corona Covid-19 di Tengah Keterbatasan APD

Oleh Fauzan pada 25 Mar 2020, 16:00 WIB
Diperbarui 25 Mar 2020, 16:00 WIB
Petugas RS Moewardi mengenakan APD 'baju astronot' untuk penanganan Covid-19. (Foto: Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Jakarta Alat Pelindung Diri atau APD kini menjadi masalah baru di tengah penanganan pandemi Virus Corona Covid-19 di seluruh Rumah Sakit rujukan yang ada di penjuru Tanah Air. 

Tidak terkecuali di Makassar, RSUP Wahidin Sudirohusodo, nyaris kehabisan APD padahal jumlah pasien ODP dan PDP yang dirawat di Rumah Sakit itu terus bertambah.

"Setiap hari kami membutuhkan 250-an set APD sesuai standar, padahal stok kami tidak cukup 100 set," kata Kasubag Humas RSUP Wahidin Sudirohusodo, Rizki Dewi kepada Liputan6.com, Selasa (24/3/2020).

Pihak RSUP Wahidin Sudirohusodo pun memutar otak untuk memenuhi kebutuhan APD Tersebut. Dewi mengaku pihaknya kini tengah mencari donatur yang bersedia menyumbangkan dana atau perangkat APD kepada RSUP Wahidin Sudirohusodo. 

"Kamin lagi fokus bantu teman-teman bekerja dengan cari donatur," ucapnya. 

Data yang diterima Liputan6.com, pada Tanggal 23 Maret 2020, RSUP Wahidin Sudirohusodo menangani 87 Orang Dalam Pemantauan atau ODP Covid-19. Selain itu ada 17 Pasien Dalam Pemantauan atau PDP yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit tersebut. 

"Ada 1 orang pasien positif juga. Maka dari itu jumlah APD yang kita butuhkan banyak," Dewi berujar. 

 

2 dari 3 halaman

Univerisitas Hasanuddin Galang Bantuan

virus corona
Ilustrasi pandemi virus corona/ Photo by 🇨🇭 Claudio Schwarz | @purzlbaum on Unsplash

Sebagai upaya merespon kelangkaan Alat Pelindung Diri (APD), Satgas Covid-19 Unhas menggalang pengumpulan donasi sejak Kamis, 19 Maret 2020. Dalam sehari, donasi yang mayoritas berasal dari sivitas akademika Unhas mencapai hampir Rp360 juta.

Tim Satgas Covid-19 Unhas kemudian berkoordinasi untuk memperoleh APD, yang saat ini sangat dibutuhkan tenaga medis dalam rangka penanganan pasien dalam perawatan atau PDP Covid-19.

"Saat ini kebutuhan APD meningkat di seluruh Indonesia. Kita bersyukur memiliki jaringan yang bersedia membantu. Maka, hari ini kita berhasil mengadakan APD untuk tahap pertama," kata Suharman.

Untuk tahap pertama , Satgas Covid-19 Unhas berhasil mendatangkan 100 paket APD lengkap, 50 APD berupa jubah disposible dan masker N95 sebanyak 50 kotak.  

Seluruh APD tersebut telah diserahkan ke Posko Induk Satgas Covid-19 Unhas yang berlokasi di Rumah Sakit PTN Unhas. Rencananya, APD tersebut selain digunakan di RS Unhas, juga akan didistribusikan ke RSUP Wahidin Sudirohusodo serta rumah sakit rujukan lainnya, dan Ikatan Dokter Indonesia.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan juga video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓