Jasad Petani Ditemukan dengan Kondisi Kepala Nyaris Putus di Samping Rumah

Oleh Abdul Rajab Umar pada 01 Mar 2020, 00:12 WIB
Diperbarui 01 Mar 2020, 00:12 WIB
Korban Pembunuhan di Pasangkayu. (Foto: Liputan6.com/Abdul Rajab Umar)

Liputan6.com, Pasangkayu - Warga Desa Motu, Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) di kejutkan dengan penemuan jasad seorang pria diduga korban pembunuhan dalam keadaan tersungkur dan terluka parah di bagian belakang kepala. Akibat luka akibat sabetan senjata tajam itu, kepala korban nyaris putus.

"Korban pertama kali ditemukan oleh waega disamping rumah saudara Laronggong sekitar pukul 16.35 Wita," kata Kapolsek Barat AKP Rigen Hadi Nagara.

Rigen mengatakan setelah menemukan jasad pria korban pembunuhan ini, warga berinisiatif untuk melaporkan kejadian itu ke Polsek Baras. Sekitar pukul 17.20 Wita, sekitar 10 orang personil kepolisian tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pangsung melaksanakan oleh TKP.

"Diketahui bahwa korban adalah Yunus (40) seorang petani warga Dusun Bukit Asri, Desa Motu, Kecamatan Baras. Selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka," ujarnya.

Rigen mengungkapkan, korban pembunuhan mengalami luka yang sangat serius di sejumlah bagian tubuhnya, namun luka terparah terdapat di bagian kepala, karena hampir putus.

"Bagian belakang kepala luka sangat serius dan hampir putus, juga terdapat luka pada punggung, selangkangan kanan, dan lengan kanan hampir putus akibat sabetan senjata tajam," ungkap Rigen.

Saat ini jenazah sudah berada di rumah duka dan menunggu konfirmasi dari pihak keluarga untuk proses otopsi. Pihak kepolisian juga terus menyelidiki kasus ini, termasuk memeriksa beberapa saksi untuk mencari pelaku pembunuhan ini.

"Saat ini kita sudah mengambil keterangan dari saksi dan sedang memburu pelaku," Rigen mengungkapkan.

2 dari 2 halaman

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓