Mengejar Pagi hingga Menanti Senja di Bukit Maddo

Oleh Fauzan pada 29 Feb 2020, 06:00 WIB
Diperbarui 29 Feb 2020, 06:00 WIB
Pemandangan dari puncak Bukit Maddo (Fauzan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Barru - Jika berwisata ke Tanah Bugis, maka akan kurang lengkap jika tidak berkunjung ke Bukit Maddo yang berada di Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Lokasi wisata dengan sejuta persona ini mulai dikenal oleh para wisatawan sejak tiga tahun terakhir.

Jika hendak ke Bukit Maddo, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar dua jam dari Kota Makassar menggunakan kendaraan darat. Tapi tidak usah khawatir, sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhi pemandangan keren dan eksotik yang tidak akan terlupakan.

"Sekitar dua jam dari Kota Makassar. Yang jelas ketika sudah masuk Barru kita bisa melihat pemandangan yang luar biasa keren," kata Nurvadila, pelancong lokal yang sudah berulang kalai berkunjung ke Bukit Maddo, Jumat, 28 Februari 2020.

Pemandangan yang tak kalah indah akan pengunjung dapatkan setibanya di Bukit Maddo. Mulai dari hamparan padang luas, pemandangan sungai yang berliku hingga jejeran perbukitan yang akan memanjakan mata. 

"Ada banyak spot untuk berfoto, tapi orang-orang biasanya menjadikan pemandangan sungai sebagai latar untuk mereka berfoto," Nurvadila menjelaskan. 

Di Bukit Maddo pengunjung juga bisa menikmati hangatnya matahari terbit atau indahnya matahari terbenam. "Kalau mau menikmati matahari terbit ya datang saja subuh hari. Begitu juga kalau mau lihat matahari terbenam, tunggu saja senja tiba," ucapnya. 

Belakangan Bukit Maddo menjadi lokasi untuk olahraga paralayang. Para atlet paralayang memilih Bukit Maddo menjadi spot untuk olah raga terbang bebas itu karena hamparan padang yang luas dan anginnya yang stabil. 

"Iya sering juga dijadikan lokasi olahraga paralayang," ucap Nurvadila.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut:

Lanjutkan Membaca ↓