Banjir Merendam Belasan Ribu Hektare Sawah di Subang

Oleh Arie Nugraha pada 27 Feb 2020, 21:00 WIB
Diperbarui 27 Feb 2020, 21:00 WIB
Perumahan Di Cilamaya Karawang Terendam Banjir Akibat Hujan Lebat

Liputan6.com, Subang - Sebanyak sembilan kecamatan di Kabupaten Subang, Jawa Barat terdampak banjir, antara lain di Blanakan, Ciasem, Tambakdahan, Purwadadi, Binong, Pagaden, Legon Kulon, Pusakanagara, Pamanukan, Sukasari, Pusakajaya, dan Kecamatan Compreng.

Akibat banjir di seluruh kecamatan tersebut, sebanyak 8.177 rumah warga, 11.925 hektare sawah, 3.794 tambak ikan terendam air, ditambah dua bangunan sekolah dasar dan satu musala mengalami hal serupa.

Hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten masih menetapkan status banjir di Kabupaten Subang masih siaga darurat bencana.

"Belum kita naikan menjadi tanggap darurat. Kita harus rapat dulu," kata Kepala BPBD Kabupaten Subang Hidayat, Kamis (27/2/2020).

Sedangkan total jumlah pengungsi mencapai 2.919 orang. Pengungsi tersebut berasal dari dua kecamatan yaitu Pamanukan dengan rincian 2.819 orang dan Kecamatan Sukasari 100 orang.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Subang pada 27 Februari 2020 per pukul 11.00 WIB, ketinggian air di sembilan kecamatan yang masih terendam diantara 10 - 120 Centimeter. Sementara tiga kecamatan lainnya, yaitu Purwadadi, Binong dan Compreng disebutkan telah surut secara keseluruhan.

Untuk di Kecamatan Tambakdahan air masih menggenangi 2.185 hektare sawah. Tinggi muka air di pesawahan tersebut di kisaran lebih dari 40 - 80 Centimeter. Tetapi genangan air di kawasan pemukiman disebutkan telah surut.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓