Wabah Virus Corona, Jenazah WNA Singapura Tertahan di RS Batam 4 Hari

Oleh Ajang Nurdin pada 26 Feb 2020, 00:00 WIB
Diperbarui 26 Feb 2020, 00:00 WIB
Dermaga Batam sepi akibat wabah virus Corona. (Foto: Liputan6.com/Ajang Nurdin)

Liputan6.com, Batam - Seorang Warga Negara Asing atau WNA Singapura dikabarkan meninggal dunia diduga akibat virus Corona di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSPB) Batam, Sabtu, 22 Februari. Hingga Selasa, 25 Februari Jenazah tersebut masih ditahan RS.

Warga Botania Garden, Batam Kota, Wahyuni mengatakan informasi itu telah diketahui warga sejak Sabtu lalu. Bahkan, keluarga WNA Singapura di Indonesia telah menggelar tahlilan tiga malam.

 

"Iya kemaren (Sabtu) ada Orang Singapura meninggal dunia namun jenazah belum keluar, " katanya, Selasa (25/2/2020).

Meski sudah menggelar tahlilan, pihak rumah sakit masih menahan jenazah WNA Singapura ini. Dari informasi yang diperolehnya, jenazah tersebut tertahan terkait dengan wabah virus Corona.

"Sekarang lagi gencar -encarnya isu Virus Corona di Singapura," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam (Kepri), Didi Sumarjadi membenarkan ada WNA Singapura yang meninggal dunia di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. Namun, ia tak bisa memastikan WNA tersebut terkena virus Corona.

"Memang sempat di rawat, Sepertinya bukan korona, Karena pasien lama awal Bros sudah lama dalam perawatan awal Bros," kata Didi.

Informasi yang dihimpun Liputan6.com, WNA Singapura ini memiliki istri WNI yang tinggal di Kawasan Botania Garden, Kelurahan Belian, Batam Kota. Sebelumnya, WNA Singapura itu ditolak kembali ke negaranya untuk mengantisipasi mewabahnya virus Corona.

Akhirnya, WNA Singapura ini masuk ke RSBP Batam dengan gejala sesak napas dan kejang-kejang pada Sabtu (22/2/2020). Namun, ia kemudian meninggal dunia.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan Berikut:

Lanjutkan Membaca ↓