Pengakuan Supir Bus Rombongan Kiai Jawa Timur Saat Kecelakaan di Cipali

Oleh Panji Prayitno pada 01 Feb 2020, 15:00 WIB
Diperbarui 01 Feb 2020, 15:00 WIB
Polisi Belum Tetapkan Tersangka Lakalantas di Cipali Bawa Rombongan Kiai Jawa Timur

Liputan6.com, Cirebon - Jajaran Polres Majalengka masih menyelidiki peristiwa tabrakan bus wisata membawa rombongan kiai NU dari Jawa Timur di Tol Cipali KM 164 wilayah Majalengka.

Dari data yang dihimpun, terdapat sembilan korban dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon. Satu diantaranya meninggal dunia yakni sopir cadangan bus pariwisata, sementara sopir yang mengendarai saat kecelakaan masih dalam perawatan.

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengatakan, belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Dia menjelaskan, kondisi kesehatan sopir bus pariwisata masih belum dapat dimintai keterangan.

"Tadi saya sudah komunikasi sama sopirnya dan dia mengakui kalau saat itu tidur sekejap sehingga menyebabkan kecelakaan. Tapi belum ditetapkan tersangka karena menunggu kondisi sopir sehat dulu," ujar dia, Sabtu (1/2/2020).

Dia mengatakan, kondisi kesehatan sopir semakin membaik. Sang sopir habis dioperasi pada bagian kaki.

Saat kecelakaan di Tol Cipali, bagian kaki sopir terjepit. Sementara beberapa korban lain sudah bisa dipulangkan.

"Tadi kaki sopir juga habis di pen dan kami nunggu dia sehat dulu. Soalnya pas saya tawari untuk melihat kondisi mobil usai kecelakaan si sopir belum berani," ujar dia.

Dari data yang didapat, terdapat tujuh korban yang sempat dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon. Dalam perkembangannya, dua orang sudah diperbolehkan pulang.

Sementara untuk lima orang korban yang lain masih dalam perawatan. Dirut RS Mitra Plumbon Cirebon Herry Septijanto mengatakan, korban kecelakaan dapat ditangani semua.

Sebagian besar korban terluka di bagian kaki. Herry mengatakan ada satu korban lakalantas di Tol Cipali yang terluka di bagian leher.

2 dari 2 halaman

Operasi

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Lakalantas di Cipali Bawa Rombongan Kiai Jawa Timur
Kapolres Majalengka AKBP Mariyono saat menjenguk korban laka lantas di Cipali yang membawa rombongan kiai NU asal Jawa Timur. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

"Trauma bagian leher ya tapi secara keseluruhan korban sudah tertangani semoga lekas sembuh dan sehat semua," kata Herry.

Herry mengatakan, dari lima korban yang masih dirawat, tiga diantaranya telah dioperasi. Sebagian besar korban di operasi pada bagian kaki.

"Jumat malam juga sudah ada yang pulang. Kita doakan semoga beliau-beliau cepat pulih dan bisa beraktifitas lagi," ujar Herry.

Sebelumnya, Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Tol Cipali. Diketahui, kecelakaan yang menyebabkan belasan orang terluka tersebut terjadi berada di KM 164.00 Jalur B Kabupaten Majalengka.

Kejadian tersebut bermula saat kendaraan Bus Pariwisata TRAC nomor polisi B 7844 FAA dengan sopir Risang Wiradhana melaju dari arah Palimanan menuju Cikopo.

Di tempat kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga menabrak bagian belakang kendaraan Hino Truk Tronton dengan nomor polisi AE 8554 UK. Tronton tersebut datang dari arah Palimana menuju Cikop.

Diketahui, bus yang terlibat kecelakaan tersebut membawa para kiai Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur. Para kiai tersebut rencananya akan bertemu dengan Wakil Presiden RI, KH. Ma'ruf Amin.

Ketua Lazisnu PCNU Cirebon Asep Saefulloh, mengaku sedang menangani korban di RS Mitra Plumbon Cirebon.

"Total keseluruhan korban kecelakaan sebanyak 16 orang dan sekarang di RS Mitra Plumbon semua. Rencananya mereka ingin bertemu pak Wapres," kata Asep.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓