Wali Kota Semarang Perkenalkan Kembali Mobil Esemka

Oleh Gilar Ramdhani pada 01 Feb 2020, 09:01 WIB
Diperbarui 01 Feb 2020, 09:01 WIB
Wali Kota Semarang Perkenalkan Kembali Mobil Esemka
Perbesar
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Liputan6.com, Jakarta Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memperkenal mobil Esemkan sebagai kendaraan dinas Pemerintah Kota Semarang, Jumat (31/1). Hal ini seperti menjawab rasa penasaran masyarakat tentang kelanjutan project mobil buatan Indonesia tersebut, pasca diperkenalkan Presiden Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo tahun 2012 silam.

Kini, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut bak melanjutkan tongkat estafet mempopulerkan Esemka di tengah masyarakat Indonesia. Dan meskipun Pemerintah Kota Semarang baru menggunakan dua unit mobil Esemka tipe Bima untuk keperluan dinasnya, namun hal tersebut mampu meyakinkan masyarakat jika Esemka saat ini sudah dapat mengaspal di jalanan kota.

Adapun upaya memperkenalkan kembali Esemka itu sendiri secara tersirat disampaikan oleh Hendi.

"Ini untuk menambahkan minat masyarakat kepada karya anak bangsa yang kualitasnya hebat ini. Apalagi yang ada saat ini sudah dimodifikasi dengan dilengkapi power steering, dan bisa menggunakan bahan bakar gas yang dikombinasi dengan Pertalite, karena sudah dipasangi converter," ujar Wali Kota Semarang tersebut.

"Esemka Bima 1.3 Ini mobil niaga yang keren, tarikannya juga oke karena 1.300 cc. Pokoknya asik nggak kalah sama mobil Jepang, tinggal bagaimana menumbuhkan minat warga," tegasnya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Harga Mobil Esemka Bima 1.3

Hendi sendiri selaku Wali Kota Semarang menuturkan memiliki rencana untuk menambah lagi mobil Esemka untuk Pemerintah Kota Semarang.

"Hari ini Esemka menjadi bagian dari kendaraan dinas Pemkot Semarang yang peruntukannya sebagai mobil sarpra BRT Trans Semarang. Kedepannya saya rasa masih banyak peluang," ujar Hendi.

"Ini sudah dua, anggaran perubahan bisa ditambah dua lagi. Kami upayakan konsisten mendorong produk anak bangsa menjadi produk yang berkembang," imbuhnya yang pada saat itu juga berkesempatan menyetir Esemka, dan bermanuver di depan para awak media.

Di sisi lain, PLT Kepala BLU Trans Semarang, Hendrix Setiawan mengungkapkan jika mobil Esemka Bima 1.3 yang digunakan oleh instansinya ada pada kisaran harga sekitar 120 juta rupiah. Dengan harga tersebut untuk tipe standart, Esemka pun diyakini sebenarnya mampu untuk memenangkan pasar mobil niaga di Indonesia. Untuk itulah Pemerintah Kota Semarang melalui BLU Trans Semarang mencoba ikut memperkenalkan Esemka ke masyarakat.

"Ini sekaligus mendukung program Bapak Presiden untuk bisa menggunakan produk lokal," akunya.

Lanjutkan Membaca ↓