PODCAST Regional: Kerajaan Fiktif, Solusi Kebuntuan Hidup?

Oleh Agustina MelaniAhmad Apriyono pada 31 Jan 2020, 10:00 WIB
Diperbarui 31 Jan 2020, 10:00 WIB
(Foto: Tim Infografis Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Mengawali 2020, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan sejumlah kerajaan baru. Sebut saja Kerajaan Agung Sejagat. Kerajaan tersebut membuat heboh warga Purworejo dengan ada acara wilujengan dan kirab budaya yang digelar pada 10-12 Januari 2020.

Nah, Kerajaan Agung Sejagat ini dipimpin oleh Toto Santosa Hadiningrat. Ia juga dipanggil sebagai Sinuhun, pria berkuda dalam kirab budaya. Toto memiliki istri siri yang dipanggil Kanjeng Ratu Dyah Gitarja. Ia bernama asli Fanni Aminadia.

Kerajaan Agung Sejagat ini disebut kerajaan atau kekaisaran dunia yang muncul karena telah berakhir “perjanjian 500 tahun” yang lalu terhitung sejak hilangnya Kemaharajaan Nusantara yaitu imperium Majapahit pada 1518-2018.

Pengikut kerajaan ini pun dikabarkan mencapai 450 orang. Sebagian besar dari Yogyakarta. Kerajaan ini berawal dari ide Kanjeng Ratu Dyah Gitarja alias Fanni. Awalnya kerajaan ini hendak didirikan di Yogyakarta.

Tak hanya Kerajaan Agung Sejagat, publik juga dihebohkan dengan kehadiran Sunda Empire Earth Empire yang berada di Bandung, Jawa Barat.  Mereka menyebut untuk menyambut Indonesia baru yang lebih makmur dan sejahtera.

Sebelum kerajaan-kerajaan baru ini muncul, Indonesia sebelumnya juga sempat dihebohkan dengan kejadian serupa. Salah satunya kerajaan tahta suci yang dipimpin oleh Lia Eden.

Ingin tahu ‘kerajaan’ apa saja yang sempat bikin heboh di Indonesia? Kenapa kerajaan baru ini muncul dan apakah meresahkan? Kanal regional Liputan6.com membahas mengenai kerajaan baru tersebut bersama Ibo dan Agustina Melani di podcast Liputan6.com berikut ini: