Pemandu Lagu Cirebon Hamil 7 Bulan Ditangkap Saat Transaksi Sabu

Oleh Panji Prayitno pada 18 Jan 2020, 17:00 WIB
Diperbarui 18 Jan 2020, 17:00 WIB
Pemandu Lagu Asal Cirebon Hamil Tujuh Bulan Ditangkap Saat Transaksi Sabu

Liputan6.com, Cirebon - TN hanya bisa tertunduk malu dan terdiam saat sejumlah wartawan bertanya atas ulahnya tertangkap polisi karena menjadi pengedar narkoba jenis Sabu di Cirebon.

TN ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Cirebon Kota (Ciko) karena terbukti mengedarkan narkoba. Saat ditangkap, TN diketahui sedang bertransaksi.

Wanita berusia 23 tahun asal Desa Cipari, Kabupaten Kuningan itu ditangkap satuan Narkoba Polres Cirebon Kota saat hendak mengambil pesanan barang haram di kawasan Jalan Karanggetas pada Senin 13/1/2020 lalu sekitar pukul 20.00 Wib.

"Sistemnya sama pakai salam tempel jadi cukup singkat dan kami memang sudah lama membuntutinya," kata Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Roland Ronaldy, Jumat (17/1/2020).

Ironisnya, TN sedang hamil dengan usia kandungan tujuh bulan. Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengungkapkan, aksi TN menjadi pengedar sudah tiga bulan.

"TN sedang hamil tujuh bulan dan dia bekerja sama dengan jaringan narkoba di Lapas Gintung, Kabupaten Cirebon. Nanti ada perlakuan beda dalam menjalani hukuman karena kondisi TN sedang hamil," sebut Roland.

Dia mengungkapkan, dalam aksinya TN dikendalikan oleh seseorang berinisal M yang merupakan tahanan di Lapas Narkotik Gintung, Kabupaten Cirebon.

Saat penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu paket narkoba jenis sabu-sabu dibungkus plastik klip siap diedarkan.

"Beratnya sekitar dua gram dan kasus ini masih terus kami kembangkan," Roland mengungkapkan.

Dia menyebutkan, dalam aksinya TN hanya menggunakan sebuah ponsel untuk transaksi. Baik TN maupun pemesan bertemu di satu lokasi di Cirebon.

2 dari 2 halaman

Pemandu Lagu

Pemandu Lagu Asal Cirebon Hamil Tujuh Bulan Ditangkap Saat Transaksi Sabu
TN tersangka pengedar narkoba jenis shabu ditangkap polisi dalam kondisi hamil. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Dari hasil penyelidikan, selain menjadi pengedar sabu, TN bekerja sebagai pemandu lagu (PL) di sebuah tempat hiburan malam.

Saat dikonfirmasi, TN melakukan transaksi narkoban diluar pekerjaannya sebagai PL. Dia mengaku tidak mengedarkan narkoba di tempat hiburan malam.

"Setiap transaksi narkoba saya dapat Rp 200 ribu. Tidak pernah di tempat hiburan karena riskan," kata TN.

TN mengaku menjadi pengedar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Terlebih, TN tengah hamil tujuh bulan.

TN pun bungkam saat ditanya pekerjaan sang suami. Akibat perbuatannya, TN dijerat pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Saya transaksinya setelah pulang dari tempat karaoke," aku TN.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓