Ketika Toko Ritel Singgah di Panti Wreda Yogyakarta, Nenek Kakek pun Bahagia

Oleh Switzy Sabandar pada 16 Jan 2020, 21:00 WIB
Diperbarui 17 Jan 2020, 18:18 WIB
Alfamidi

Liputan6.com, Yogyakarta Karyawan Alfamidi yang bernaung di bawah manajemen PT Midi Utama Indonesia Tbk, berkunjung ke panti wreda yang ada di Yogyakarta. Ada tiga panti yang disambangi, yakni Panti Wreda Hanna, Panti Wreda Budi Dharma, dan Panti Wreda Perandan Padudan.

Bukan tanpa alasan mereka mengadakan kegiatan bersama dengan orang-orang lanjut usia (lansia). Aktivitas ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali jiwa melayani karyawan Alfamidi.

Dalam kesempatan itu sebanyak sembilan kelompok yang masing-masing terdiri dari delapan karyawan Alfamidi menghibur para lansia lewat tarian, nyanyian, dan sebagainya. Ada seorang nenek yang tampak bersemangat dalam acara itu. Ia ikut menyumbangkan suaranya, melantunkan lagu dangdut, dan berjoget tipis-tipis.

Selain menghibur penghuni panti, Alfamidi juga menyalurkan donasi konsumen berupa sembako dan dana operasional kepada masing-masing panti.

"Ini merupakan puncak dengan acara National Operation Meeting (NOM) Alfamidi 2020 yang mengusung Customer First," ujar Kristi Isla, Human Capital General Manager Alfamidi di sela-sela kegiatan sosial di Panti Wreda Budi Dharma Yogyakarta, Rabu (15/1/2020).

Alfamidi mengadakan bakti sosial di sejumlah panti wreda di Yogyakarta. (Liputan6.com/ Switzy Sabandar)

Lansia dipilih sebagai representasi dari pelanggan Alfamidi supaya karyawan Alfamidi semakin menghormati orang-orang yang lebih tua. Terlebih, Alfamidi berkembang di budaya timur sehingga berkeinginan seluruh karyawannya lebih memiliki kepedulian terhadap lansia.

Menurut Isla, pelayanan kepada pelanggan Alfamdi tidak hanya dilakukan oleh karyawan toko, melainkan seluruh divisi. Staf back office, misalnya, bisa ikut melayani pelanggan dengan mendukung kebutuhan karyawan toko.

"Setiap divisi di Alfamidi harus berkontribusi terhadap pelayanan kepada pelanggan," tuturnya.

Corporate Communication Manager Alfamidi, Arif L Nursandi, mengungkapkan pelayanan kepada pelanggan harus diutamakan, terutama pada era media sosial seperti sekarang ini.

"Semua orang bisa mengunggah apa pun di media sosial, termasuk ketidakpuasan terhadap pelayanan. Hal itu yang kami jaga, kami selalu menekankan kepada tim bagaimana melayani konsumen, termasuk cara menghadapi keluhan konsumen," ucapnya.