KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Sidoarjo Terkait Kasus Suap Proyek Infrastruktur

Oleh Liputan6.com pada 11 Jan 2020, 18:45 WIB
Diperbarui 11 Jan 2020, 18:45 WIB
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah
Perbesar
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (berpeci) berjalan saat tiba di gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/1/2020). Bupati Sidoarjo Saiful Ilah beserta beberapa orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang diduga terkait pengadaan barang dan jasa. (merdeka.com/Dwi Narwoko)

Liputan6.com, Sidoarjo - Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa koper berwarna biru saat menggeledah rumah dinas Bupati Sidoarjo Saiful Ilah di lingkungan Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (11/1/2020).

Petugas KPK yang datang menggunakan mobil Inova itu datang sekitar pukul 12.00 WIB. Hingga Sabtu petang ini penggeledahan masih terus dilakukan.

Sementara itu, jurnalis yang ingin meliput tidak diperbolehkan mendekat. Mereka hanya bisa melihat dari balik pagar Pendopo Pemkab Sidoarjo.

Jaraknya pun sekitar 50 meter dari gerbang masuk Pendopo Kabupaten Sidoarjo menuju ke rumah dinas Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

Petugas KPK selama melakukan penggeledahan mengenakan rompi KPK berwarna cokelat, dilansir Antara.

KPK juga menggeledah dan menyita sebanyak dua koper serta beberapa kardus dari Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menjadi tersangka penerimaan suap terkait dengan proyek infrastruktur.

Selain Saiful, KPK menetapkan kepala dinas dan pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo sebagai tersangka.

"Sejalan dengan penyidikan tersebut, KPK menetapkan enam orang tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (8/1)

KPK juga menyegel beberapa ruangan di lingkungan Pemkab Sidoarjo, di antaranya adalah ruang kerja Bupati Sidoarjo di Pendopo Kabupaten, rumah dinas Bupati Sidoarjo, dan ruang LPSE di Pemkab Sidoarjo.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Lanjutkan Membaca ↓