Ditinggal Lina Berpulang, Teddy Kerap Menangis dan Ingin Menjerit

Oleh Huyogo Simbolon pada 11 Jan 2020, 17:00 WIB
Diperbarui 11 Jan 2020, 17:00 WIB
Teddy Pardiyana
Perbesar
Suami mendiang Lina Jubaedah, Teddy Pardiyana. (Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Liputan6.com, Bandung - Satu pekan sudah istri dari Teddy Pardiyana sekaligus mantan istri komedian Sule, Lina Jubaedah meninggal. Teddy mengaku sangat kehilangan sosok istri yang berpulang pada Sabtu (4/1/2020) lalu.

Tedy mengungkapkan salah satu yang dirindukannya dari sosok Lina adalah ketika sang istri menyediakannya peralatan salat. Terlebih saat Jumat tiba, ada perlakuan khusus yang dilakukan Lina untuk suaminya.

“Hari Jumat saya jadi bersedih. Biasanya disediakan baju koko, sarung, uang infaq, dan lain-lain oleh almarhumah," kata Teddy saat ditemui usai memenuhi panggilan kepolisian di Mapolrestabes Bandung, Jumat (11/1/2020).

Teddy juga mengenang, biasanya Lina sudah menyiapkan air putih seusai dirinya melaksanakan salat Jumat.

"Barusan ada momen pas sedang Jumatan kayak ingin nangis, sesak nafas, seakan-akan ingin menjerit,” ucapnya.

Namun Teddy mengaku tetap ikhlas dan sabar. Apalagi dia sering mondar-mandir belakangan ini mulai dari proses pemindahan makam istri hingga memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan perihal laporan dugaan kematian tak wajar.

Teddy berjanji untuk tetap memenuhi panggilan polisi ke depannya.

“Kita harus kooperatif biar enggak jadi teka-teki. Biar almarhumah ibu Lina tenang di sana. Saya kooperatif karena memang dari polisi ada tugas, di mana memang saya harus bantu juga. Bisa saja saya pergi ke mana tapi saya ingin semuanya cepat beres," ujarnya.

Simak video pilihan di bawah ini: