Longsor, Jalan Lintas Sumbar - Riau Terputus

Oleh Novia Harlina pada 10 Des 2019, 11:30 WIB
Diperbarui 10 Des 2019, 11:30 WIB
Longsor Sumbar
Perbesar
Tiga kendaraan termasuk truk besar ikut tertimbun material longsor di jalan lintas Sumatera Barat - Riau via Pangkalan. (Liputan6.com/ Novia Harlina/ Ist)

Liputan6.com, Padang - Jalan lintas Sumatera Barat - Riau via Pangkalan terputus akibat longsor yang terjadi Selasa (10/12/2019) sekitar pukul 04.00 WIB. Material longsor menutupi akses jalan di kilometer 60 dari arah Sumbar menuju Riau, tepatnya di Jorong Alang Tiga, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, material longsor menutupi jalan sepanjang 50 meter dengan ketinggian sekitar 2 meter. Tidak hanya itu, longsor juga mengakibatkan dua unit truk dan satu minibus terseret material dan saat ini masih dilakukan evakuasi oleh tim gabungan. Warga mengakui, daerah tersebut menjadi salah satu titik langganan longsor saat memasuki musim hujan. 

"Hingga kini jalan Sumbar Riau masih terputus dan tertutup ketiga kendaraan yang tertimbun material longsor," kata Kanit Turjawali Lantas Polres Limapuluh Kota, IPDA Aprimal Sural kepada Liputan6.com.

Akibat terputusnya akses jalan tersebut, antrean kendaraan semakin mengular.

"Kami mengimbau pada pengendara, baik dari arah Riau maupun dari Sumbar untuk lebih bersabar, karena tim satgas bencana dan personel lainnya masih mengevakuasi kendaraan yang tertimpa longsor serta membersihkan material longsor menggunakan alat berat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir menyebutkan, enam kecamatan di Limapuluh Kota juga dikepung banjir, di antaranya Kecamatan Harau, Payakumbuh, Suliki, Lareh Sago Halaban, Mungka, dan Pangkalan.

Bahkan banjir menggenangi rumah warga dengan ketinggian selutut orang dewasa atau 30 sentimeter di Kecamatan Harau dan Lareh Sago Halaban.

 

Simak juga video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya