Mengintip Semburat Mentari Pagi dari Balik Tebing Koja

Oleh Liputan6.com pada 11 Des 2019, 06:00 WIB
Diperbarui 11 Des 2019, 06:00 WIB
Ilustrasi Tebing Koja
Perbesar
Tebing Koja. (dok. instagram.com/tebing_koja/https://www.instagram.com/p/B0e2i7nFco7/Novi Thedora)

Liputan6.com, Serang - Beberapa waktu yang lalu Liputan6.com menyambangi Tebing Koja sekitar pukul 15.00 WIB. Ternyata waktu itu sangat pas untuk menikmati waktu liburan di Tebing Koja yang terletak di Cireundeu, Solear, Kabupaten Tangerang, Banten.

Namun, untuk menikmati keindahan Tebing Koja ini, pengunjung harus membayar 3 kali retribusi. Ini berlaku bagi warga Banten dan luar Banten.

Pada pos pertama dikenakan biaya kendaraan sebesar Rp5.000. Pada pos kedua di karcis tertulis retribusi masuk sebesar Rp3.000.

Pada saat turun dari kendaraan dan masuk ke dalam ditagih biaya masuk per orang sebesar Rp5.000. Saat selesai berkunjung dan berniat untuk pulang, pengunjung ditagih kembali oleh anak remaja laki-laki yang katanya untuk parkir keluar sebesar Rp5.000.

Total pengeluaran berjumlah Rp18.000. Mungkin bagi pecinta fotografi biaya segitu tidaklah menjadi masalah karena bisa mendapatkan spot-spot foto yang menakjubkan.

Karcis Retribusi Tebing Koja
Perbesar
Karcis Retribusi Tebing Koja
2 dari 2 halaman

Waktu yang Tepat untuk Berkunjung

Jika ingin mengunjungi Tebing Koja, perlu diperhatikan waktunya agar tidak terlalu ramai pengunjung. Waktu itu, tim Liputan6.com mendatangi Tebing Koja pada hari Sabtu. Pada hari tersebut kondisi Tebing Koja tak terlalu ramai. Sehingga dapat berkeliling dan berfoto dengan leluasa.

Pengelola salah satu spot foto di kawasan Tebing Koja, Iyan, menyarankan agar para wisatawan mengunjungi pada pagi sekitar pukul 9.00 atau sore sekitar pukul 15.00 WIB.

"Kalau selain jam itu terlalu panas. Untuk jalan enggak nyaman. Fotonya juga pasti menjadi terlalu banyak sinar terus hasilnya enggak bagus," terang Iyan kepada Liputan6.com.

Apa kamu sudah mencatat tanggal kamu akan berkunjung nanti? Siapkan uang yang cukup agar tidak kehabisan uang ketika perjalanan pulang.

 

Akhmad Mundzirul Awwal/PNJ.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

 

Lanjutkan Membaca ↓