Polisi Selidiki Bahan Peledak Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan

Oleh Reza Efendi pada 14 Nov 2019, 17:36 WIB
Diperbarui 14 Nov 2019, 20:17 WIB
Wakapolda Sumut, Brigjend Pol Mardiaz Kusin

Liputan6.com, Medan - Polisi masih menyelidiki jenis bahan peledak yang digunakan Rabbial Muslim Nasution dalam melakukan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu, 13 November 2019 kemarin.

"Kita dalam pengembangan terkait TKP. Jenis bahan peledak juga diselidiki. Kemudian Inafis dan Labfor masih bekerja, mencari tahu kandungan (bahan peledak) apa yang digunakan pelaku," kata Wakapolda Sumut, Brigjend Pol Mardiaz Kusin, di Mako Brimob Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan, Kamis (14/11/2019).

Selain olah TKP, polisi juga telah menyisir berbagai rumah, seperti di Jalan Jangka, Marelan, dan Belawan. Rumah yang digeledah di sejumlah lokasi itu berkaitan dengan pelaku, seperti rumah pelaku, rumah mertua pelaku, dan rumah yang dianggap selama ini menjadi tempat pengajian.

Dari salah satu rumah yang digeledah, tepatnya di Gang Melati, Jalan Pasar 1 Rel, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, ditemukan busur panah dari besi, pipa, foto kopi berisi seruan-seruan khilafah, dan lainnya.

"Di sepeda motor pelaku yang diparkirkan di dekat Polrestabes Medan, juga ditemukan dua butir peluru berkaliber 22 mm," terangnya.

Sementara, di Mapolrestabes Medan sendiri, usai ledakan bom, suasana kembali normal. Pelayanan publik juga tetap berjalan seperti biasanya. Polisi telah memperketat penjagaan dan di halaman Mapolrestabes Medan juga tampak lingkaran-lingkaran berwarna oranye, diduga penanda.

Dalam peristiwa ini, enam orang menjadi korban ledakan bom, yaitu Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Abdul Mutholib luka robek di kanan sebelah kanan. Kassubag Bin Ops Polrestabes Medan, Kompol Sarponi, luka robek di bokong sebelah kanan.

Kemudian Si Propam Polrestabes Medan, Aipda Deni Hamdani mengalami luka terkena serpihan. Si Propam Polrestabes Medan, Bripka Juli Chandra Hasibuan, telinga sebelah kanan tidak bisa mendengar.

Sementara dua orang lain lagi, Richard Purba, Pekerja Harian Lepas (PHL) Polrestabes Medan dan Ihsan Mulyadi Siregar, masyarakat, mengalami luka sepihan di pinggul sebelah kiri, sedangkan Rabbial tewas di tempat.

 

Simak video pilihan berikut ini: