Cirebon Putar Otak Ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang, Siapa Bisa Bantu?

Oleh Panji Prayitno pada 27 Okt 2019, 17:00 WIB
Diperbarui 14 Nov 2019, 08:31 WIB
Mimpi Kabupaten Cirebon Ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang

Liputan6.com, Cirebon - Selain kuliner dan sejarah, Cirebon memiliki banyak potensi hasil bumi yang banyak diburu pengunjung baik dari dalam maupun luar negeri.

Salah satunya Mangga Gedong Gincu. Tidak sedikit hasil bumi Mangga Gedong Gincu Cirebon menjadi salah satu produk eksport unggulan Cirebon.

"Harga yang dijual ke luar negeri juga cukup bagus kalau di kita Rp 15 ribu per kg. Dijual ke luar negeri bisa Rp 45 ribu per kg," kata Bupati Cirebon Imron Rosyadi, Minggu (27/10/2019).

Imron mengaku senang dan bangga bisa menyaksikan secara langsung proses pengiriman Mangga Gedong Gincu Cirebon ke negara Dubai.

Bahkan Imron sendiri secara simbolik melakukan pelepasan pengiriman Mangga Gedong Gincu tersebut. Jumlah mangga yang dikirim mencapai ratusan kuintal.

"Satu bulan bisa mencapai 160 kuintal Mangga Gedong Gincu Cirebon yang diekspor. Itu baru dari satu eksportir ya. Kami masih menghimpun berapa jumlah eksportir buah di Cirebon," ujar dia.

Imron menyebutkan, eksportir Mangga Gedong Gincu ke luar negeri dilakukan sejak lama. Namun, dari berbagai negara yang di ekspor, hanya Jepang dan Korea yang terbilang paling sulit dimasuki.

Padahal, kata dia, harga 1 kg mangga di Jepang bisa Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta. Dia akan terus mencari cara agar ekspor Mangga Gedong Gincu maupun hasil bumi lain di Cirebon bisa tembus pasar di Jepang dan Korea.

"Di Jepang dan Korea memang kurasinya ketat sekali terutama terhadap produk asing. Kita tetap ikhtiar terus berusaha," ujar dia.

2 of 2

Ribuan Hektare

Mimpi Kabupaten Cirebon Ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang
Simbolis pelepasan ekspor Mangga Gedong Gincu ke Dubai oleh Bupati Cirebon. Foto (Liputan6.com / Panji Prayitno)

Selain mangga jenis Gedong Gincu, beberapa jenis lain dinilai memiliki potensi. Bahkan, sudah pernah dikirim ke beberapa negara di asia maupun eropa.

Imron menyebutkan, jenis Mangga Arum Manis dan Cengkir pernah diekspor ke Malaysia, Swiss, Singapura dan beberapa negara di Timur Tengah.

"Banyak hasil bumi lain yang berpotensi dieskpor termasuk makanan olahan. Disperindag terus memberi edukasi ke masyarakat seperti bagaimana cara packing yang baik sehingga memiliki nilai jual bagus," kata Imron.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Ali Efendi mengatakan, Mangga Gedong Gincu menjadi ikon kawasan Pantura Cirebon, Indramayu dan Majalengka.

Di Kabupaten Cirebon, luas lahan mangga tercatat mencapai 9900 hektare. Satu hektare terdapat sekitar 100 pohon mangga yang ditanam.

"Untuk produksi tergantun usia pohon mangga sendiri kalau diatas 15 tahun produksinya bisa 2 sampai 5 kuintal," ujar dia.

Saksikan video pilihan berikut ini: 

Lanjutkan Membaca ↓