Imbauan NU Blora Jelang Pelantikan Presiden Jokowi

Oleh Ahmad Adirin pada 17 Okt 2019, 17:00 WIB
Diperbarui 19 Okt 2019, 16:13 WIB
KPU Tetapkan Jokowi-Ma’ruf Amin Sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih

Liputan6.com, Blora - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Blora, Jawa Tengah, menyerukan agar masyarakat tidak mengikuti demo menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada Minggu (20/10/2019) mendatang.

"Saya memohon kepada seluruh masyarakat tidak terpengaruh isu provokasi ajakan aksi demo menjelang kegiatan pelantikan presiden dan wakil presiden mendatang," ujar KH Muhammad Fatah, Rabu (16/10/2019).

Fatah mengungkapkan, hal itu diserukan sebagai wujud mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang pelantikan presiden. Kata dia, jemaah NU jangan sampai terprovokasi dengan isu-isu provokasi, ujaran kebencian, maupun isu negatif lainnya.

"Secara pribadi, saya mendukung kegiatan pelantikan Presiden Jokowi dan wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mendatang, karena sudah melalui proses demokrasi Pemilu 2019 yang sesuai konstitusi," kata Fatah.

Ia mengajak kepada semua masyarakat Indonesia agar ikut juga mendukung kegiatan tersebut demi keberlangsungan pembangunan bangsa Indonesia lebih baik pada masa depan.

Fatah juga mengungkapkan, NU menyerukan hal ini kepada seluruh masyarakat agar sama-sama menjaga kondusivitas. Kata dia, persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat Indonesia harus tetap terjaga dan tidak mudah terpecah belah.

"Kami berharap pada segenap masyarakat agar bersama-sama jaga Indonesia agar tetap kondusif," harapnya.

"Dengan situasi yang kondusif, masyarakat bisa damai dan ibadah juga tidak terganggu, bekerja ataupun beraktivitas juga bisa lancar," Fatah memungkasi.

 

Simak video pilihan berikut ini: