Yuk Berkebun sambil Memanen Melon Emas di Jambi

Oleh Liputan6.com pada 06 Okt 2019, 16:00 WIB
Diperbarui 06 Okt 2019, 16:00 WIB
kepribadian
Perbesar
ilustrasi perempuan di kebun teh/Photo by kudung setiawan on Unsplash

Liputan6.com, Jambi - Agrowisata kebun melon emas milik Hendro Sudarto di Kabupaten Batanghari kini tengah menjadi primadona masyarakat karena cita rasa melon emas yang menggugah selera.

"Melon emas jenis Golden Apollo Known You Seed yang kita kembangkan ini rasanya sangat manis, sehingga sangat diminati masyarakat," kata Hendro Sudarto di Jambi, Minggu (6/10/2019).

Selain cita rasa buah melon emas yang manis, masyarkat ramai mengunjungi agrowisata kebun melon tersebut karena masyarakat juga dapat memanen buah melon sendiri bersama pemilik kebun. Serta pemilik kebun tidak memungut biaya masuk ke kebun meon miliknya.

Kebun melon emas milik Hendro tersebut merupakan satu-satunya kebun melon emas yang ada di Provinsi Jambi.

Hendro mengaku langsung mendatangkan bibit melon emas tersebut dari Negara Taiwan. Karena negara tersebut yang memproduksi bibit F1 Melon emas tersebut.

"Masyarakat yang berkunjung juga dapat memakan buah melon sepuasnya, kalau untuk membawa pulang perkilogramnya kita hargai Rp25 ribu," kata Hendro Sudarto dilansir Antara.

Kebun melon emas milik Hendro Sudarto tersebut ditanam di atas lahan seluas 2 hektar. Terletak di Jalan lintas Sumatra, Desa Sungai Buluh, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com di tautan ini.


Berkebun Melon Emas

Liputan 6 default 3
Perbesar
Ilustraasi foto Liputan 6

Dijelaskan Hendro, Ia juga bersedia untuk membina masyarakat yang ingin berkebun melon emas tersebut.

Hal itu dilakukan Hendro, agar Kabupaten Batanghari dapat menjadi daerah produksi melon emas di Jambi. Tidak hanya di Jambi, harapannya se-Sumatra dan se-Indonesia.

"Saat ini buah melon yang tersedia di kebun kita hanya untuk warga Batanghari, untuk keluar kabupaten tidak cukup karena produksinya terbatas," kata Hendro Sudarto.

Saat ini, baru terdapat satu orang warga di daerah itu yang mencoba mengembangkan kebun melon emas tersebut.

Dan hasilnya cukup menggiurkan, di atas lahan dua ratus meter persegi, warga tersebut mampu mengahasilkan uang Rp10 juta rupiah dari berkebun melon emas tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya