Mobil Operasional PT KAI Dilakban Usai Terlibat Kecelakaan, Mengapa?

Oleh Ahmad Adirin pada 05 Okt 2019, 01:00 WIB
Diperbarui 06 Okt 2019, 23:13 WIB
Mobil Operasional PT KAI Dilakban Usai Terlibat Kecelakaan, Mengapa?

Liputan6.com, Blora - Sebuah insiden tabrakan beruntun pada hari Rabu, (2/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Blora-Cepu, tepatnya di depan SD Negeri 2 Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Insiden itu melibatkan mobil operasional milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang sehingga kondisinya penyok.

Usai kecelakaan, ada tindakan aneh yang dilakukan pegawai PT KAI, yakni melakban (mengisolasi) logo PT KAI pada mobil di tengah jalan. Saat Liputan6.com melewati jalur tersebut dan melihat kejadian itu, salah seorang pegawai KAI agar insiden ini tidak diberitakan.

"Jangan diberitakan, Pak," pinta salah seorang pegawai PT KAI, Rabu (2/10/2019).

Selain itu, anggota Polres Blora meminta wartawan untuk tidak meliput tabrakan beruntun yang terjadi sebelum polisi memberikan pernyataan resmi.

"Wartawan nunggu dulu kalau mau rilis. Seluruh kejadian yang belum dikasih pernyataan jangan diliput dulu," ujar polisi tersebut di lokasi kejadian.

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp 5 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com di tautan ini.

2 of 2

Kronologi Tabrakan

Mobil Operasional PT KAI Dilakban Usai Terlibat Kecelakaan, Mengapa?
Mobil operasional milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang terlibat kecelakaan di Jalan Blora-Cepu, tepatnya di depan SD Negeri 2 Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. (Liputan6.com/Ahmad Adirin)

Tabrakan beruntun tersebut melibatkan 3 kendaraan, yakni, sebuah mobil operasional PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang ber nomor polisi (nopol) H 8694 BS, sebuah mobil Ertiga warna perak, dan sebuah truk warna merah hati. Akibat kecelakaan itu, kondisi ketiga kendaraan penyok. 

Adapun informasi yang berhasil diketahui, mobil operasional PT KAI daop IV berjenis Inova itu ditumpangi para pegawai. Mereka usai melakukan survei lapangan untuk pemasangan gerbong locotour di taman seribu lampu, Kecamatan Cepu.

Kemudian, saat mereka hendak kembali ke Semarang, mobil Ertiga ditabrak truk dan membuat mobil itu terpental, lalu nahas mengenai mobil milik PT KAI yang saat itu melintas dari arah timur.

Pantauan di lokasi kejadian, kedua mobil dalam kondisi penyok dan truk tersebut terperosok ke selokan samping SD Negeri 2 Jiken.

Menurut penuturan warga yang saat itu juga mengetahui kejadian tersebut, awalnya mobil berjenis Ertiga itu melaju pelan-pelan.

"Itu mobil Ertiganya jalannya pelan, dari belakang truknya kenceng lansung nabrak, terpental dan nabrak mobil ini (mobil milik PT KAI)," kata seorang warga menceritakan kronologi di lokasi kejadian.

Dalam kecelakaan beruntun tersebut, diketahui tidak ada korban jiwa.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓