Aksi Polwan Cantik Hilangkan Trauma Anak-Anak Korban Kerusuhan Wamena

Oleh Katharina Janur pada 01 Okt 2019, 13:00 WIB
Diperbarui 01 Okt 2019, 13:00 WIB
Polwan Cantik di Pengungsian Korban Kerusuhan Wamena
Perbesar
Foto: Katharina Lita/ Humas Polda Papua.

Liputan6.com, Jayapura - Ada pemandangan berbeda di pengungsian Polres Jayawijaya, Papua. Sejumlah polwan cantik terus tersenyum, bergembira, dan bernyanyi bersama anak-anak korban kerusuhan Wamena.

Dalam upaya menghilangkan trauma, paras cantik penuh senyuman manis polwan dari Polda Papua tak pernah lelah menghibur anak-anak di pengungsian. Anak-anak pun terlihat bergembira bersama dengan Polwan cantik dan sejumlah relawan lainnya yang datang dari LSM atau perorangan, untuk menghibur anak-anak.

Wakil Ketua Tim Trauma Healing Polda Papua, AKP Saida Hobrouw menyampaikan anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan terhadap dampak tauma yang ditimbulkan dari setiap kerusuhan yang terjadi.

"Kami terus mengajak adik-adik ini bermain bersama dan kegiatan konseling terhadap anak yang mengalami trauma berlebihan,” ujarnya, Senin (30/9/2019).

AKP Saida menambahkan pemulihan trauma dilakukan untuk mengurangi truma psikis terhadap anak, sehingga anak dapat kembali berdiri serta mental mereka bisa pulih atas kejadian yang dialaminya.

"Pemulihan trauma akan terus dilakukan setiap hari ke sejumlah titik pengungsian," ujarnya.

Rita, orangtua dari seorang anak yang mendapatkan pemulihan trauma sangat bersyukur dengan pemulihan batin yang dialami anak-anak di Wamena. "Kami berharap anak-anak dapat cepat menghilangkan rasa truma atas kejadian yang dialaminya," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Simak juga video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓