Rezeki Nomplok, Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Dapat Vespa Langka

Oleh Switzy Sabandar pada 23 Sep 2019, 20:00 WIB
Diperbarui 25 Sep 2019, 09:13 WIB
Vespa Darling 90s

Liputan6.com, Yogyakarta - Setelah namanya dipanggil oleh MC, Maftuchah beranjak berdiri dan berjalan menuju panggung. Dia berusaha menerobos kerumunan pengunjung Indonesia Scooter Festival (ISF) 2019 yang harap-harap cemas menunggu pengumuman undian Vespa Darling 90s.

Perempuan berusia 21 tahun itu naik ke panggung dengan raut wajah kebingungan. Sesekali ia menunduk, tak jarang menutup mukanya dengan kedua telapak tangannya. Bahkan ketika simbolisasi hadiah berupa kunci motor diberikan pun, mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta itu masih rajin menundukkan wajahnya.

“Saya juga bingung mau ngomong apa,” ujar pemilik nama lengkap Maftuchah Nugrahaini seusai pengundian lucky draw ISF 2019, Minggu (22/9/2019).

Uchah, sapaan akrabnya, mengaku baru pertama kali datang ke ISF. Itu pun tidak disengaja, sebab ia hanya diajak oleh teman-temannya. Ia membeli tiket masuk seharga Rp 50.000 dan mengisi kertas undian lucky draw.

Ajakan teman-temannya pun tidak fokus untuk melihat pameran skuter, melainkan untuk menonton musik reggae. Penutupan ISF 2019 memang dimeriahkan oleh penampilan Steven And Coconut Treez.

Ia juga tidak mendapat firasat apapun akan memperoleh Vespa langka ini. Bahkan, perkiraan harga Vespa Darling 90s pun tidak tergambarkan di benaknya.

“Saya hanya berpikir Vespa mahal,” kata perempuan asal Ponorogo ini.

Ia mengaku pernah sekali mencoba mengendarai Vespa. Namun, tidak pernah berpikir untuk membeli Vespa karena tidak memiliki cukup uang.

Uchah belum bisa memastikan hadiah Vespa yang sudah ada di tangannya ini akan dipakai sendiri atau dijual kembali.

“Saya masih bingung ini rasanya, tiba-tiba dapat Vespa,” ucapnya.

 

2 of 2

Vespa Langka Keluaran 60-an

Vespa Darling 90s
Vespa Darling 90s menjadi hadiah lucky draw ISF 2019 (Liputan6.com/ Switzy Sabandar)

Vespa yang dijadikan hadiah lucky draw pada ISF kali ini adalah Vespa langka keluaran 1960-an. Pendiri ISF Dwi Yudha Danu sudah merestorasi Vespa ini. Kapasitas mesinnya pun dinaikkan dari 90 cc menjadi 138 cc dengan konsep street racing.

Vespa Darling 90s ini diberi nama Samber Lilin. Penamaannya juga tidak sembarangan, melainkan diambil dari filosofi yang artinya memikat.

“Bagi saya diartikan sebagai hewan di malam hari yang bergerak kencang,” ujarnya.

Ia menaksir harga Vespa Darling 90s yang menjadi hadiah lucky draw ini sekitar Rp 120 juta.

Lanjutkan Membaca ↓