Fakta Mengejutkan soal Dosen UGM yang Tewas Tak Wajar di Rumahnya

Oleh Switzy Sabandar pada 16 Agu 2019, 14:22 WIB
FT UGM

Liputan6.com, Yogyakarta - Dosen UGM yang ditemukan tewas tergantung di teras rumahnya, Budi Setiyanto, ternyata menyimpan kenangan yang nyaris seragam di benak teman-temannya. Dosen Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknis UGM itu dikenal sebagai sosok dosen yang jenius.

"Dia menguasai bidangnya dan menulis beberapa buku terkait ilmunya, dia bisa menjelaskan hal rumit dengan sangat sederhana sehingga menjadi mudah dipahami," ujar Lukito Edi Nugroho, teman satu angkatan Budi, Jumat (16/8/2019).

Bahkan, Lukito masih ingat saat mereka duduk di bangku kuliah, Budi pernah mengajarkannya teori fungsi variabel kompleks dengan cara sederhana. Setelah menjadi dosen, Budi dikenal sebagai pengajar tentang ahli ilmu dasar, seperti, kalkulus, medan listrik magnet, dan pengolahan isyarat.

Kepala Unit Pengembangan SDM Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Fakultas Teknik UGM Eka Firmansyah yang mengakui semasa hidup, Budi sempat mengalami gangguan syaraf dan keseimbangan hormonal. Hal ini membuat kondisi emosinya menjadi tidak stabil.

"Dia dalam pengobatan dokter dan sedang cuti untuk berobat selama tiga bulan," ucap Eka.

Seluruh civitas akademika Fakultas Teknik berduka atas kepergian salah satu dosen UGM itu. Tak terkecuali Dekan Fakultas Teknik UGM, Nizam, yang menilai Budi sebagai sosok yang sederhana, cerdas, dan bersahaja.

Budi melahirkan banyak jurnal dalam negeri maupun internasional. "Kami semua kehilangan rekan baik, dia selesai kuliah S3 pada tahun lalu dengan hasil cum laude," tutur Nizam.

Budi ditemukan meninggal dunia pada Kamis, 15 Agustus 2019 pukul 11.00 WIB. Dugaan sementara, dosen UGM itu melakukan aksi gantung diri lantaran depresi akibat penyakit yang diidapnya tak kunjung sembuh.

 

Simak video pilihan berikut ini: